Connect With Us

Peduli Warga, Charoen Pokphand Balaraja Gelar Bazar Sembako Murah

Mohamad Romli | Kamis, 30 Mei 2019 | 13:19

Senior Manager Personalia & General Affairs PT. Charoen Pokphand Indonesia Balaraja, Suripto, secara simbolis menyerahkan paket sembako saat Bazar Murah di Cangkudu, Balaraja. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-PT. Charoen Pokphand Indonesia Balaraja kembali menggelar bazar sembako murah bagi warga di sekitar lokasi pabrik di Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kamis (30/5/2019).

3.000 paket sembako terdiri dari satu liter minyak goreng, dua kilo gram beras, satu kilo gram gula putih serta chicken nugget berat 250 gram dijual dengan harga murah.

Warga setempat pun mengantre di halaman rumah kepala desa, lokasi bazar tersebut digelar sejak pagi hari. Untuk mengantisipasi kepadatan warga, panitia membagi waktu pembelian, yakni pagi, siang dan sore. Sehingga terpantau tidak terjadi desak-desakan diantara pengunjung.

Untuk mendapatkan paket sembako tersebut, setiap kepala keluarga hanya cukup merogoh isi kantong sebesar Rp28 ribu, atau setengah harga lebih dari harga pasar paket sembako tersebut.

"Kegiatan bazar ini rutin kami lakukan setiap jelang Idul Fitri. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama warga dimana lokasi perusahaan kami berdiri," ujar Senior Manager Personalia & General Affairs PT. Charoen Pokphand Indonesia Balaraja, Suripto di lokasi.

Aksi tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga jelang lebaran, karena seperti diketahui, harga kebutuhan pokok cenderung naik jelang Hari Raya umat Islam ini.

"Kami sangat senang melihat antusiasnya warga, serta senyum sumringah mereka. Pertanda program kami ini sangat bermanfaat untuk mereka," tambahnya.

Masih kata Suripto, setiap tahunnya, jumlah paket sembako itu terus bertambah menyesuaikan dengan permintaan dari warga.

"Kami juga menyediakan kebutuhan warga lainnya, yaitu telur dan terigu, dengan harga dibawah harga pasar," imbuhnya.

Senada, Kepala Desa Cangkudu, Amir Hamzah mengapresiasi program yang dinaungi Charoen.

 

Setiap kepala keluarga, hanya bisa mendapatkan satu paket sembako, aparat desa setempat, telah membagikan kupon yang dinaungi Charoen Pokphan Foundation - Unit Balaraja sebagai realisasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang memproduksi pakan ternak itu.

"Perhatian Charoen Pokphand terhadap warga kami sangat luar biasa. Karena banyak juga program CSR yang sudah dinikmati oleh warga kami," katanya.

Amir juga mengakui, bazar tersebut selalu dinantikan warganya setiap tahun, karena menjadi kesempatan mendapatkan beberapa item sembako dengan harga murah.

Maemunah, warga setempat juga mengakui hal yang sama. Ia merasa sangat terbantu dengan bazar sembako itu.

"Alhamdulilah, kami bisa mendapatkan sembako setengah harga. Jadi bisa mengurangi beban pengeluaran," kata Ibu dua anak tersebut.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

TANGSEL
3.280 Titik PJU Baru Dipasang di Kota Tangsel Tahun Ini, Pakai Teknologi Sistem Keamanan Berlapis

3.280 Titik PJU Baru Dipasang di Kota Tangsel Tahun Ini, Pakai Teknologi Sistem Keamanan Berlapis

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:42

Pada tahun 2026, sebanyak 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru ditargetkan dibangun di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat.

KOTA TANGERANG
Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:19

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang kembali membagikan informasi lowongan kerja terbaru yang dapat dimanfaatkan para pencari kerja.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill