Connect With Us

Dugaan Percaloan, Ombudsman Segera Periksa SMKN 1 Panongan

Maya Sahurina | Kamis, 4 Juli 2019 | 14:27

Sekolah SMKN 1 Panongan Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ombudsman Republik Indonesia dari Provinsi Banten, akan memanggil pihak sekolah SMKN 1 Panongan, karena menemukan dugaan praktik percaloan dalam penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Bambang P Sumo Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten mengatakan, pihaknya menemukan  adanya persoalan dalam pelaksanaan PPDB SMA/ SMK Negeri di Kabupaten Tangerang.

“Iya kita dapat banyak informasi untuk dugaan itu, ada dari masyarakat media informasi dan dari tim kita juga ke lapangan. Memang ada dugaan-dugaan begitu, makanya kami nantinya akan meminta klarifikasi dari sekolah untuk mengkonfirmasi,” ujar Bambang, Kamis (4/7/2019).

Lanjut bambang, secepatnya nanti pihaknya akan memanggil pihak sekolah untuk menelusuri dugaan yang diterima.

“Tapi nanti teknisnya masih kita proses dahulu, karena apa yang kita dapatkan ini harus dikonfirmasi lagi. Tentunya hal ini masih tahap awal, dugaan praktik percaloan atau jual beli bangku sekolah itu masih berkaitan dengan PPDB. Jadi supaya bisa masuk ke sekolah, lah,” katanya.

Bambang juga menjelaskan bahwa semua akan terlibat dalam proses penelusuran ini, baik dari pihak orang tua wali murid.

“Tentunya ada keterlibatan masyarakat, karena yang diterima sedikit tetapi yang mendaftar banyak. Makanya mereka (masyarakat) ingin masuk dengan berbagai cara, itu mendidik anak yang tidak bagus melalui jalur yang tidak benar. Apalagi dari pihak sekolah juga tidak bisa seperti itu, dia lembaga pendidikan yang harus mengajarkan hal-hal yang baik. Muridnya bagaimana kalau guru-gurunya begitu,” jelasnya.

Bambang menyebutkan besaran uang dalam praktik tersebut sekitar di atas Rp 3 juta. Namun dugaan itu harus diselidiki terlebih dahulu. 

“Kami akan menggali lagi informasi yang ada, kami akan mengkrosceknya. Untuk temuan bukti kita masih tahap pengumpulan bukti, kita kroscek dan kita panggil,” pungkasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill