Connect With Us

Warga Kesulitan Air Bersih Akibat Listrik Padam, PDAM TKR Salurkan Bantuan Air

Advertorial | Senin, 5 Agustus 2019 | 19:23

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kabupaten yang terkena dampak pemadaman listrik. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com- Pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) hingga Senin (5/8/2019) berdampak pada sulitnya sebagian warga di Kabupaten Tangerang mendapatkan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) menyalurkan bantuan air bersih.

Armada pengakut air bersihpun diluncurkan dari Kantor Pusat PDAM TKR di jalan Kisamaun No.204, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin (5/8/2019) siang.

Direktur Utama PDAM TKR H Rusdy Machmud mengatakan, sebagai perusahaan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, pihaknya sangat merasakan kesulitan yang dialami masyarakat. Oleh karenanya, bantuan itu diharapkan dapat meringankan kesulitan tersebut.

BACA JUGA:

“Kami mendapatkan banyak laporan akibat pemadaman listrik warga kesulitan air bersih, sebab warga yang menggunakan air bawah tanah mesin pompanya tidak bisa berfungsi,” ujar H Rusdy.

H. Rusdy juga mengatakan, saat ini volume produksi perusahaan penyedia layanan air bersih itu sedang turun drastis karena menurunnya debit air Sungai Cisadane akibat kemarau. Namun, kata dia, PDAM TKR tetap mengutamakan pelayanan.

“Meski sedang mengalami penurunan drastis volume produksi, namun kami tetap mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kabupaten Tangerang. Karena pelanggan dan masyarakat tetap prioritas utama kami,” tambanya.

H Rusdy berharap, bantuan tersebut dapat meringankan kesulitan air bersih yang sedang di alami sebagian masyarakat di Kabupaten Tangerang.

“Air bersih adalah kebutuhan vital, karenanya kami berusaha selalu ada saat dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya.

Ditambahkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM TKR H Samsuddin, hari ini pihaknya menyalurkan dua tangki bantuan air untuk masyarkat di zona pelayanan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Dua tangki itu disalurkan di Perumahan Sudirman Dan PWS Tigaraksa,” kata sosok yang akrab disapa H. Endu itu.

Ia juga mengakui, saat ini debit air Sungai Cisadane sudah masuk level kritis, sehingga produksi air bersih di PDAM TKR menurun drastis.

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar produksi tetap bisa berjalan meski tidak optimal,” katanya.

H. Endu juga memohon maaf kepada pelanggan jika pelayanan air bersih tidak optimal akibat menurunnya pasokan bahan baku air dari Sungai Cisadane itu.

Ia mengimbau kepada pelanggan agar menggunakan air dengan hemat, sehingga semua pelanggan dapat tetap terlayani.

“Semoga musim kemarau ini segera berlalu. Kami memohon maaf jika ada pelayanan yang tidak optimal,” pungkasnya.(ADV)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

NASIONAL
Kulineran Gak Takut Lagi, Platform Cek Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal Diluncurkan 

Kulineran Gak Takut Lagi, Platform Cek Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal Diluncurkan 

Senin, 6 April 2026 | 14:08

Platform digital KulinerHalal.com resmi diperkenalkan sebagai layanan berbasis teknologi yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mencari tempat makan, makanan, dan minuman yang telah terverifikasi halal.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill