Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum
Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pencari ikan di Sungai Cisadane, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, tak sengaja menemukan benda-benda yang diduga memiliki nilai Sejarah. Benda yang ditemukan itu mulai dari patung naga emas, kapak corong yang terbuat dari perunggu, teko emas dan senjata tajam jenis keris.
Abdul Aziz, 48, pencari ikan yang menemukan benda itu bersama warga setempat berencana untuk meminta bantuan arkeolog untuk meneliti benda yang ditemukannya.

Abdul Aziz mengatakan, secara keseluruhan benda-benda itu ditemukannya sejak tahun 2016 lalu dan yang terbaru adalah teko emas yang ditemukannya Agustus kemarin, saat kondisi debit air Sungai Cisadane mengalami penyusutan akibat kemarau.

"Lagi di pinggir sungai nyari ikan pakai sampan terus ada benda diantara batu-batu, pas saya ambil ternyata teko dan benar-benar berat. Lalu saya bawa pulang dan bersihkan," jelasnya, Jumat (24/10/2019).
Aziz menjelaskan, selain teko emas didalam rumahnya juga terdapat keris sepanjang satu meter lebih, yang ditemukannya di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Aziz menduga dua benda yang ditemukannya itu memiliki nilai bersejarah.

"Sepertinya sih bersejarah, teko saja seluruhnya itu besi dan berwarna emas. Kalau keris ini saya cari di internet seperti keris kerajaan dahulu mungkin kerjaan Banten, soalnya pas saya temukan sudah berkarat tetapi tidak hancur lengkap dengan gagangnya. Ukirannya juga kepala naga zaman-zaman kerajaan dahulu, apalagi ukurannya yang tidak seperti keris sekarang," ujarnya.
Sementara itu salah satu warga Kampung Kiyai Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Raden Muklis mengungkapkan, jika penemuan benda diduga bersejarah itu bukan pertama kalinya, sebelumnya pada tahun 2016 lalu ada pencari ikan yang menemukan kapak corong yang terbuat dari perunggu.
"Kapak itu sudah diteliti dan katanya berasal dari zaman peralihan pra sejarah oleh seorang arkeolog Banten, sekarang disimpan dirumahnya," ungkapnya.
Mukhlis melanjutkan, pencari ikan lainnya juga menemukan patung naga emas, dan rencananya Mukhlis bersama warga setempat berencana meminta bantuan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) setempat untuk meneliti temuan warga tersebut.
"Kalau ada sejarahnya kan lebih bagus, berarti di Sungai Cisadane ini masih ada benda-benda peninggalan zaman dahulu. Apalagi kemarin kan juga warga sempat menemukan mortir sisa perang kemerdekaan, dan kalau ada sejarahnya nanti akan kami serahkan ke pemerintah karena pemerintah juga sedang bangun Museum," katanya.
Kepala Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Achmad Surya Wijaya menambahkan, pihaknya akan menerjunkan tim untuk meneliti benda-benda temuan warga yang diduga bersejarah itu.
"Kami akan mencoba berkoordinasi dengan Bidang Budaya," ucapnya.(RMI/HRU)
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.
Kekerasan terhadap anak tengah marak terjadi di Provinsi Banten, termasuk kasus perundungan pelajar di wilayah Tangerang Selatan yang tengah menjadi sorotan belakangan ini.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews