PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul
Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
TANGERANGNEWS.com-Ruang kelas SDN Malang Nengah II, Kecamatan Pagedangan, ambruk, Senin (11/11/2019).
Ambruknya bangunan sekolah yang berlokasi di Kampung Jaha, Desa Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB.
Saiful Haris, Kepala Sekolah SDN Malang Nengah II mengatakan, bangunan yang ambruk itu sebanyak tiga kelas. Diduga karena perubahan kontur tanah yang diguyur hujan setelah kemarau panjang.

"Posisi tanah sekolah lebih tinggi sekitar satu meter dengan pemukiman warga. Saya menduga, setelah diguyur hujan lebat, terjadi perubahan pada kontur tanah," ujarnya saat ditemui TangerangNews di lokasi, Selasa (12/11/2019).
Bahkan, bangunan sekolah itu mengalami kerusakan berupa keretakan pada dinding usai terjadi hujan lebat pada 31 Oktober dan 1 November 2019. Hujan lebat selama dua hari berturut-turut itu diduga menjadi pemicu berubahnya kontur tanah di bawah ruang kelas yang dibangun sejak tahun 1975 itu.

"Kami menemukan keretakan pada dinding dan plafon. Karena khawatir ambruk dan menimpah siswa, akhirnya sejak seminggu yang lalu, 3 kelas itu kami kosongkan. Dan kejadian juga ambruk," imbuhnya.
Baca Juga :
Padahal, sekilas bangunan itu masih tampak kokoh, karena pernah beberapa kali dilakukan rehabilitasi kerusakan kecil pada bangunan sekolah tersebut.

Sekolah dengan jumlah murid 200 siswa itu pun akhirnya harus memanfaatkan tiga bangunan yang tersisa. Aktivitas belajar yang awalnya hanya dilangsungkan pagi sampai siang hari, kini berlangsung hingga sore hari.
"Akhirnya, kami membagi waktu belajar sampai sore, kelas 3a dan 3b serta kelas 4 siang sampe sore. Kelas lainnya masih tetap pagi sampai siang," jelasnya.
Beberapa pihak berkepentingan telah mendatangi lokasi, salah satunya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah.
"Keterangan beliau (Syaifullah) akan secepatnya dibangun kembali, mengingat kami memang keterbatasan ruang belajar," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, bangunan yang ambruk tersebut telah dipasang Police Line oleh petugas kepolisian. Sebelum ambruk, tiga kelas itu digunakan untuk belajar kelas 4, 5 dan 6.(RMI/HRU)
TODAY TAGPET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews