Connect With Us

Peredaran Vape di Kabupaten Tangerang Akan Dilarang

Maya Sahurina | Kamis, 14 November 2019 | 13:51

| Dibaca : 2927

Menghisap rokok elektronik. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Setelah beredar kabar rencana larangan peredaran rokok elektronik atau sering disebut vape, Loka POM Kabupaten Tangerang pun akan menerapkan kebijakan yang sama.

Kepala Loka POM kabupaten Tangerang Widya Savitri mengatakan larangan terhadap rokok elektrik itu dilakukan karena kandungan nikotin di dalam cairan vape (liquid) cukup tinggi.

"Sering kali ditemukan kandungan narkotika, sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan. Kita akan melakukan pelarangan beredarnya rokok elektrik,” ujar Widya, Kamis (14/11/2019).

Widya menjelaskan awalnya rokok eletrik diklaim bisa membantu para perokok aktif mengurangi rokok tembakau dan menghindari berbagai penyakit.

"Rokok elektrik dipercaya bisa pembantu para pecandu rokok tembakau berhenti. Namun faktanya, belum ada bukti secara ilmiah bahwa rokok elektrik sebagai alternatif untuk berhenti merokok tembakau," jelasnya.

Menurutnya, rokok eletrik lebih berbahaya dibanding rokok tembakau dan mengandung berbagai zat berbahaya.

"Cairan vape mengandung Parisa Diacetyl, senyawa ini lebih berbahaya jika dipanaskan dan dihirup, karena bisa menyebabkan penyakit paru (bronchiolitis obliterans)," ujarnya.

Selain itu, kata Widya, efek candunya memicu penyakit yang sulit disembuhkan seperti kerusakan paru permanen, penyempitan pembuluh darah hingga dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga :

“Bagi remaja bisa mengganggu perkembangan otak, gangguan psikologi, mengandung senyawa toksik yang merupakan senyawa beracun, yang menimbulkan efek negatif bagi tubuh manusia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang  Hendra Tarmidzi menambahkan, secara kesehatan, rokok elektrik ataupun rokok tembakau sama-sama memiliki efek yang berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia.

"Gencarnya pelarangan rokok elektrik, dikarenakan banyak masyarakat yang meyakini bahwa rokok elektrik tidak berbahaya. Padahal semuanya sama-sama berbahaya dan bisa menyebabkan kematian," pungkasnya.

Hendra menghimbau masyarakat, agar tidak merokok. "Untuk masyarakat sebaiknya tidak merokok demi kesehatan tubuh. Namun jika terpakasa merokok sebaiknya di ruang terbuka,” imbaunya.

SPORT
Hadapi PSIS Semarang, Persita Tangerang Cermati Keunggulan Tim Lawan

Hadapi PSIS Semarang, Persita Tangerang Cermati Keunggulan Tim Lawan

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:29

TANGERANGNEWS.com - Persita Tangerang telah bersiap menatap laga lanjutan menghadapi PSIS

NASIONAL
Bubarkan Balap Liar di Pondok Indah Jaksel, Anggota Polres Tangsel Dikeroyok

Bubarkan Balap Liar di Pondok Indah Jaksel, Anggota Polres Tangsel Dikeroyok

Selasa, 7 Desember 2021 | 22:05

Brigadir Irwan Lombu, Anggota Sabahra Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban pengeroyokan kelompok pemuda yang diduga pelaku balap liar

KOTA TANGERANG
Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kota Tangerang Masih Stabil

Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kota Tangerang Masih Stabil

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:47

TANGERANGNEWS.com-Harga bahan-bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang masih stabil menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2021

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin