Connect With Us

Peredaran Vape di Kabupaten Tangerang Akan Dilarang

Maya Sahurina | Kamis, 14 November 2019 | 13:51

| Dibaca : 2789

Menghisap rokok elektronik. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Setelah beredar kabar rencana larangan peredaran rokok elektronik atau sering disebut vape, Loka POM Kabupaten Tangerang pun akan menerapkan kebijakan yang sama.

Kepala Loka POM kabupaten Tangerang Widya Savitri mengatakan larangan terhadap rokok elektrik itu dilakukan karena kandungan nikotin di dalam cairan vape (liquid) cukup tinggi.

"Sering kali ditemukan kandungan narkotika, sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan. Kita akan melakukan pelarangan beredarnya rokok elektrik,” ujar Widya, Kamis (14/11/2019).

Widya menjelaskan awalnya rokok eletrik diklaim bisa membantu para perokok aktif mengurangi rokok tembakau dan menghindari berbagai penyakit.

"Rokok elektrik dipercaya bisa pembantu para pecandu rokok tembakau berhenti. Namun faktanya, belum ada bukti secara ilmiah bahwa rokok elektrik sebagai alternatif untuk berhenti merokok tembakau," jelasnya.

Menurutnya, rokok eletrik lebih berbahaya dibanding rokok tembakau dan mengandung berbagai zat berbahaya.

"Cairan vape mengandung Parisa Diacetyl, senyawa ini lebih berbahaya jika dipanaskan dan dihirup, karena bisa menyebabkan penyakit paru (bronchiolitis obliterans)," ujarnya.

Selain itu, kata Widya, efek candunya memicu penyakit yang sulit disembuhkan seperti kerusakan paru permanen, penyempitan pembuluh darah hingga dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga :

“Bagi remaja bisa mengganggu perkembangan otak, gangguan psikologi, mengandung senyawa toksik yang merupakan senyawa beracun, yang menimbulkan efek negatif bagi tubuh manusia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang  Hendra Tarmidzi menambahkan, secara kesehatan, rokok elektrik ataupun rokok tembakau sama-sama memiliki efek yang berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia.

"Gencarnya pelarangan rokok elektrik, dikarenakan banyak masyarakat yang meyakini bahwa rokok elektrik tidak berbahaya. Padahal semuanya sama-sama berbahaya dan bisa menyebabkan kematian," pungkasnya.

Hendra menghimbau masyarakat, agar tidak merokok. "Untuk masyarakat sebaiknya tidak merokok demi kesehatan tubuh. Namun jika terpakasa merokok sebaiknya di ruang terbuka,” imbaunya.

KOTA TANGERANG
Tahanan Narkoba Tewas, Warga Geruduk Polres & Kejari Tangerang 

Tahanan Narkoba Tewas, Warga Geruduk Polres & Kejari Tangerang 

Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:32

TANGERANGNEWS.com–Sekelompok warga menggeruduk kantor Polres Metro Tangerang Kota dan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Rabu (12/8/2020).

BANDARA
Ini 3 Fasilitas Baru di Bandara Soetta

Ini 3 Fasilitas Baru di Bandara Soetta

Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:43

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3 fasilitas baru segera dioperasikan guna

TANGSEL
Maling Gasak Motor di Jombang, Ini Wajah Pelaku

Maling Gasak Motor di Jombang, Ini Wajah Pelaku

Rabu, 12 Agustus 2020 | 21:58

TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian sepeda motor di sebuah bengkel yang berlokasi di Jalan Sumatera, Kampung Rawa Lele, Jombang, Ciputat Tangerang Selatan, Minggu (9/8/2020) terekam CCTV

BANTEN
Ratu Ati Marliati-Sokhidin Deklarasi Maju Pilwalkot Cilegon

Ratu Ati Marliati-Sokhidin Deklarasi Maju Pilwalkot Cilegon

Minggu, 9 Agustus 2020 | 19:23

TANGERANGNEWS.com-Bakal pasangan calon wali kota-wakil wali kota Cilegon, Ratu Ati Marliati-Sokhidin mendeklarasikan diri maju di Pilwalkot Cilegon 2020. Pasangan petahana itu diusung 4 partai, yakni Golkar, Nasdem, Gerindra, dan PKB

"Seberapa Elegan Anda Mengelola Kekecewaan akan Menentukan Seberapa Cepat Anda akan mengalami Kesuksesan"

Qoute