Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang menyiapkan beberapa skema untuk mengantisipasi kemacetan pada Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Skema itu disiapkan agar tidak terjadi penimpukkan kendaraan terutama di jalur-jalur utama.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta mengatakan, salah satu skema atau upaya yang akan diterapkan guna mengurai kemacetan adalah dengan memasang kamera CCTV pada titik-titik rawan kemacetan.

Informasi dari CCTV, lanjut dia, akan diteruskan ke Tim Pengurai Kemacetan (Raicet) sebagai tim reaksi cepat jika ada penumpukkan kendaraan di titik tertentu.
Ketut menambahkan, selain CCTV, upaya mengurai kemacetan juga akan didukung sarana dan prasarana yakni alat peraga rekaya lalu lintas.
"Titik rawan kemacetan cukup banyak. Oleh karena itulah dipasang CCTV yang dipantau di posko pelayanan di Citra Raya," kata Ketut saat meninjau jalur perbatasan di Kawasan Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (16/12/2019) sore.
Baca Juga :
Ketut menyampaikan, ada 6 titik yang disurvey yakni 4 arteri mulai dari perbatasan Bitung sampai dengan perbatasan Tangerang-Serang yaitu di Kecamatan Jayanti dan 2 di jalur jalan tol.
"Skema antisipasi kemacetan itu diterapkan terutama di titik rawan kemacetan seperti Pasar Cikupa dan Pasar Gembong," ujarnya.

Ketut juga menyebut, akan melakukan rekayasa lalu lintas alih arus di Gerbang Citra Raya, Kecamatan Cikupa. Dikatakannya, kendaraan yang menuju Serang dialihkan ke dalam kawasan Citra Raya. Dan berputar di arah bundaran pertama.
"Salah satu fokus kami di kawasan Citra Raya karena titik itu yang kami prediksi jadi titik konsentrasi massa dan kendaraan saat Natal dan saat malam pergantian tahun," tandasnya.(RMI/HRU)
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Paramount Gading Serpong meluncurkan Victoria Business Loft dan Oxford Square – YOSECA Loft yang berada di Victoria Central District sebagai kawasan bisnis premium yang berada di pusat Gading Serpong dengan lokasi strategis
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews