Connect With Us

Ansor Tangerang Dirikan Posko Peduli Banjir, Instruksikan Anggota Bergerak

Maya Sahurina | Jumat, 3 Januari 2020 | 11:19

| Dibaca : 676

Anggota Banser Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Kohod, Pakuhaji. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Pemerintah setempat menyampaikan, 4.000 lebih kepala keluarga terdampak. 

Menyikapi hal tersebut, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang menginstruksikan anggotanya untuk melakukan penggalangan bantuan.

Instruksi itu disampaikan Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Muhidin A Kodir, Jumat (3/1/2020).

"Kami menginstruksikan pengurus anak cabang di kecamatan se-Kabupaten Tangerang untuk aktif melakukan evakuasi, pendataan, dan menggalang bantuan hingga pemulihan fisik dan psikis korban banjir," ungkap Muhidin kepada TangerangNews, Jumat (3/1/2020).

Pihaknya juga menginstruksikan kepada pengurus anak cabang yang wilayahnya terdampak banjir untuk membuka posko mandiri atau bergabung dengan posko stakeholder lain yang telah berdiri di lokasi banjir. Sementara bagi pengurus anak cabang yang tidak terdampak banjir, diintruksikan untuk segera mengirimkan bantuan sedikitnya 20 personel Banser ke lokasi banjir

Selain itu, GP Ansor Kabupaten Tangerang juga telah mendirikan 5 posko untuk menampung bantuan dari masyarakat. Posko tersebut tersebar di beberapa titik, diantaranya:

Posko Teluknaga di rumah anggota Ansor (Jesika), Jalan Tanjung Burung, Kampung Beting, Desa Tanjung Burung, Teluknaga.

Posko Kosambi di Gedung Kantor Bersama, depan Kantor Kecamatan Kosambi.

Posko Pakuhaji, di Pondok Pesantren Gatra, Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Pakuhaji.

Posko Kelapadua di Kampung Pakulonan Barat, Kelurahan Pakulonan Barat, Kelapadua.

Posko Cisoka di Kampung Nyompok Girang RT 20/06, Desa Carenang, Cisoka.

Posko Jayanti di Taman Cikande RT 05, Desa Cikande, Jayanti.

"Kami menerima bantuan dari masyarakat untuk kami salurkan kepada para korban banji ," ucapnya.

Ditambahkan Sekretaris Ansor Kabupaten Tangerang Muhamad Yusuf, posko yang telah terbentuk mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan, seperti posko di lokasi banjir Desa Kohod, Pakuhaji.

"Alhamdulilah, respon stakeholder sangat mendukung kami, seperti bantuan alat evakuasi dari BPBD, bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pakuhaji, dan Dnas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kami juga telah meneriman titipan bantuan dari warga masyarakat," kata Yusuf.

Bantuan yang saat ini dibutuhkan para korban banjir yaitu sembako, pakaian, obat-obatan, air mineral dan air bersih. Sementara untuk di posko yang kondisi banjirnya telah surut, bantuan yang dibutuhkan juga berupa alat kebersihan untuk membersihkan lumpur akibat banjir.

"Kami membuka peluang donasi dan mengajak bersama para dermawan untuk peduli banjir Tangerang. Donasi atau bantuan bisa dikirim langsung ke masing-masing posko atau melalui rekening BJB nomor 0098538429100 atas nama PC GP Ansor Kabupaten Tangerang," pungkas Yusuf.(RMI/HRU)

BANDARA
Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Soetta, ini Langkah Kimia Farma

Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Soetta, ini Langkah Kimia Farma

Sabtu, 19 September 2020 | 14:20

TANGERANGNEWS.com–PT Kimia Farma Diagnostika selaku penyedia layanan

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

KAB. TANGERANG
Depresi, Pria Paruh Baya di Solear Gantung Diri

Depresi, Pria Paruh Baya di Solear Gantung Diri

Jumat, 18 September 2020 | 10:14

TANGERANGNEWS.com-Pria paruh baya ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya, Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2020)

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute