Connect With Us

Ansor Tangerang Dirikan Posko Peduli Banjir, Instruksikan Anggota Bergerak

Maya Sahurina | Jumat, 3 Januari 2020 | 11:19

Anggota Banser Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Kohod, Pakuhaji. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Pemerintah setempat menyampaikan, 4.000 lebih kepala keluarga terdampak. 

Menyikapi hal tersebut, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang menginstruksikan anggotanya untuk melakukan penggalangan bantuan.

Instruksi itu disampaikan Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Muhidin A Kodir, Jumat (3/1/2020).

"Kami menginstruksikan pengurus anak cabang di kecamatan se-Kabupaten Tangerang untuk aktif melakukan evakuasi, pendataan, dan menggalang bantuan hingga pemulihan fisik dan psikis korban banjir," ungkap Muhidin kepada TangerangNews, Jumat (3/1/2020).

Pihaknya juga menginstruksikan kepada pengurus anak cabang yang wilayahnya terdampak banjir untuk membuka posko mandiri atau bergabung dengan posko stakeholder lain yang telah berdiri di lokasi banjir. Sementara bagi pengurus anak cabang yang tidak terdampak banjir, diintruksikan untuk segera mengirimkan bantuan sedikitnya 20 personel Banser ke lokasi banjir

Selain itu, GP Ansor Kabupaten Tangerang juga telah mendirikan 5 posko untuk menampung bantuan dari masyarakat. Posko tersebut tersebar di beberapa titik, diantaranya:

Posko Teluknaga di rumah anggota Ansor (Jesika), Jalan Tanjung Burung, Kampung Beting, Desa Tanjung Burung, Teluknaga.

Posko Kosambi di Gedung Kantor Bersama, depan Kantor Kecamatan Kosambi.

Posko Pakuhaji, di Pondok Pesantren Gatra, Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Pakuhaji.

Posko Kelapadua di Kampung Pakulonan Barat, Kelurahan Pakulonan Barat, Kelapadua.

Posko Cisoka di Kampung Nyompok Girang RT 20/06, Desa Carenang, Cisoka.

Posko Jayanti di Taman Cikande RT 05, Desa Cikande, Jayanti.

"Kami menerima bantuan dari masyarakat untuk kami salurkan kepada para korban banji ," ucapnya.

Ditambahkan Sekretaris Ansor Kabupaten Tangerang Muhamad Yusuf, posko yang telah terbentuk mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan, seperti posko di lokasi banjir Desa Kohod, Pakuhaji.

"Alhamdulilah, respon stakeholder sangat mendukung kami, seperti bantuan alat evakuasi dari BPBD, bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pakuhaji, dan Dnas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kami juga telah meneriman titipan bantuan dari warga masyarakat," kata Yusuf.

Bantuan yang saat ini dibutuhkan para korban banjir yaitu sembako, pakaian, obat-obatan, air mineral dan air bersih. Sementara untuk di posko yang kondisi banjirnya telah surut, bantuan yang dibutuhkan juga berupa alat kebersihan untuk membersihkan lumpur akibat banjir.

"Kami membuka peluang donasi dan mengajak bersama para dermawan untuk peduli banjir Tangerang. Donasi atau bantuan bisa dikirim langsung ke masing-masing posko atau melalui rekening BJB nomor 0098538429100 atas nama PC GP Ansor Kabupaten Tangerang," pungkas Yusuf.(RMI/HRU)

SPORT
Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Selasa, 18 Maret 2025 | 22:48

Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

BANTEN
Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Rabu, 2 April 2025 | 11:14

Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill