Connect With Us

Jasad Bayi Mengambang di Irigasi Kresek

Maya Sahurina | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:55

Tampak jasad bayi mengambang di saluran irigasi Kampung Sukasari, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok jasad bayi tak beryawa ditemukan di saluran irigasi Kampung Sukasari, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/1/2020) pagi. Penemuan itu langsung membuat heboh warga sekitar.

Dikatakan salah satu warga kresek, bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu yang diperkiraan baru berumur satu hari.

"Saya juga tidak mengetahui secara persis kejadianya, namun tiba-tiba warga berkerumun di lokasi kejadian dan setelah saya kesitu ada bayi baru lahir dengan kondisi tali pusarnya sudah terurai," ujar Saepul kepada wartawan.

Saepul mengatakan, kejadian tersebut membuat geger warga Kresek. Banyaknya warga yang penasaran ingin melihat kondisi bayi yang itu sampai membuat jalan macet.

Kapolsek Kresek AKP Suyana membenarkan peristiwa penemuan bayi baru lahir itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kasus ini akan ditangani oleh unit Reskrim Polresta Tangerang, kami dari Polsek Kresek hanya membantu evakuasi dan pengamanan saja" pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill