KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu, menyebabkan rusaknya jembatan Gantung di Kampung Solear, Kecamatan Soler.
Dikatakan salah satu warga Solear, Muslim, jembatan gantung tersebut menjadi satu-satunya penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas.
Menurutnya, jembatan yang baru rampung dibangun tahun 2018 itu juga diterjang berbagai sampah seperti pohon, kayu dan sampah rumah tangga. Akibatnya kerusakan jembatan pun semakin parah.
"Banjir tinggi banget, karena sampai permukiman penduduk aja itu satu meter ketinggian airnya. Apalagi badan jembatan ini juga sudah tidak terlihat, semuanya ketutup air pada banjir hari pertama kemarin," ujar Muslim, Rabu (15/1/2020).
Muslim mengatakan, saat ini jembatan gantung itu sepenuhnya ditutup dan sudah tidak dapat lagi dipergunakan untuk aktivitas warga, baik dari Kabupaten Tangerang dan juga Kabupaten Serang.
Tidak hanya jembatan yang terlihat miring, beberapa tali penyangga jembatan juga terputus.
"Pijakan jembatan yang terbuat dari baja itu juga ada beberapa yang copot dan terangkat, jaring disamping badan jembatan juga sudah rusak, ini kalau angin kencang jembatannya juga goyang," jelasnya.
Muslim berharap pihak pemerintah terkait segera memperbaiki jembatan tersebut, agar warga dapat segera beraktivitas kembali.
"Kalau tidak ada jembatan harus memutar sepanjang 10 kilometer lebih, baik dari warga Serang maupun warga Tangerang," ujarnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews