Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah
Jumat, 4 September 2026 | 13:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu, menyebabkan rusaknya jembatan Gantung di Kampung Solear, Kecamatan Soler.
Dikatakan salah satu warga Solear, Muslim, jembatan gantung tersebut menjadi satu-satunya penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas.
Menurutnya, jembatan yang baru rampung dibangun tahun 2018 itu juga diterjang berbagai sampah seperti pohon, kayu dan sampah rumah tangga. Akibatnya kerusakan jembatan pun semakin parah.
"Banjir tinggi banget, karena sampai permukiman penduduk aja itu satu meter ketinggian airnya. Apalagi badan jembatan ini juga sudah tidak terlihat, semuanya ketutup air pada banjir hari pertama kemarin," ujar Muslim, Rabu (15/1/2020).
Muslim mengatakan, saat ini jembatan gantung itu sepenuhnya ditutup dan sudah tidak dapat lagi dipergunakan untuk aktivitas warga, baik dari Kabupaten Tangerang dan juga Kabupaten Serang.
Tidak hanya jembatan yang terlihat miring, beberapa tali penyangga jembatan juga terputus.
"Pijakan jembatan yang terbuat dari baja itu juga ada beberapa yang copot dan terangkat, jaring disamping badan jembatan juga sudah rusak, ini kalau angin kencang jembatannya juga goyang," jelasnya.
Muslim berharap pihak pemerintah terkait segera memperbaiki jembatan tersebut, agar warga dapat segera beraktivitas kembali.
"Kalau tidak ada jembatan harus memutar sepanjang 10 kilometer lebih, baik dari warga Serang maupun warga Tangerang," ujarnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TODAY TAGJalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews