Connect With Us

Hargai Cabai di Tigaraksa Meroket Hingga Rp100/Kg

Maya Sahurina | Kamis, 16 Januari 2020 | 15:50

Ilustrasi Cabai. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Harga cabai di pasar-pasar Kabupaten Tangerang terus naik, bahkan kenaikan harga tembus hampir 300 persen.

Pantauan TangerangNews di Pasar Gudang, Tigaraksa, harga cabai yang semula dikisaran Rp35 ribu per kilogram, kini dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut disinyalir karena dampak dari kondisi cuaca (musim penghujan), sehingga hasil panen petani tidak maksimal.

“Harga cabai naik sejak empat hari terakhir akibat minimnya pasokan dari sejumlah daerah penghasil cabai, karena sebagian besar petani mengalami gagal panen,” ujar Bojoh, salah satu pedagang di Pasar Gudang, Tigaraksa kepada awak media, Kamis (16/1/2020).

Dampak dari kenaikan harga itu, lanjutnya, membuat daya beli masyarakat menurun. Selain kuantitas cabai yang dijual menurun, pedagang pun tidak berani menyetok cabai dalam jumlah banyak.

"Akhirnya saya tidak berani memesan stok banyak dari agen karena takut tidak terjual dan membusuk," tambahnya. 

Namun meski demikian, ia menjamin stok cabai di pasar tersebut masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Meski harganya tinggi, tapi stok masih aman. Tapi kami enggak berani nyetok terlalu banyak,” katanya.

 Senada, pedagang lainnya, Sulastri, 35, turut mengeluhkan meroketnya harga cabai. Sebab, dampak dari kenaikan harga membuat omzet menurun.

“Jumlah yang dibeli pelanggan berkurang. Ini jelas membuat omzet menurun,” pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill