Connect With Us

Langganan Banjir, Binong Butuh Program Penanggulangan

Muhamad Heru | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:25

Kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2020). (TangerangNews / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Camat Curug Supriyadi mendorong penanganan penanggulangan banjir menjadi program prioritas saat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Menurut Supriyadi, banjir di Binong kerap terjadi di setiap musim hujan, oleh sebab itu penanganan banjir menjadi usulan yang utama.

"Untuk mengantisipasinya bisa dengan melakukan pembangunan turap atau normalisasi Kali Sabi, dan sebagainya," katanya.

Kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Dijelaskan Supriyadi, saat ini kondisi Kali Sabi semakin sempit dan dangkal, sehingga jika hujan lebat air akan meluap dan menyebabkan banjir. Makanya harus ada segera perbaikan atau pembangunan.

"Perlu diketahui Penanggulangan Banjir juga merupakan program unggulan pak Bupati," katanya.

Ia juga mengusulkan agar kedepannya ada penanganan terkait keamanan di wilayah Binong. Contohnya memasang CCTV di setiap jalan atau gang-gang kecil, untuk menghindari aksi kejahatan.

"Kalau ada orang yang tidak mampu baru beli motor terus motornya hilang, kan itu sakitnya luar biasa. Maka dari itu di Binong kedepan pengamanannya agar lebih ditingkatkan lagi," tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS Rispanel Arya mengatakan, usulan-usulan dari masyarakat masih dalam peningkatan infrastruktur.

Seperti sarana pembangunan jalan, perbaikan jalan, pembangunan tambahan sekolah negeri, penerangan jalan, penanganan banjir dan lain sebagainya.

Maka dari itu sebagai anggota dewan yang juga tinggal di Binong, ia akan terus mengawal semua usul-usulan dari masyarakat agar bisa terealisasi.

"Saya akan terus memperjuangkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat. Semoga semuanya dapat di realisasikan," katanya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill