Connect With Us

Puluhan Siswa di Kabupaten Tangerang Cacingan

Maya Sahurina | Jumat, 24 Januari 2020 | 18:34

Ilustrasi Cacingan. (Media Indonesia / Media Indonesia)

 

TANGERANGNEWS.com-Survei evaluasi pravalensi cacingan tahun 2019 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menemukan puluhan siswa di Kabupaten Tangerang positif cacingan. Cacing tersebut jenis cambuk dan gelang.

Dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, Survei melibatkan 358 siswa dari 30 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di 30 desa/ kelurahan.

“Hasil positif cacing pada 24 siswa itu dengan rincian 19 orang siswa positif mengandung telur cacing cambuk, 4 orang siswa mengandung telur cacing gelang dan 1 orang siswa mengandung telur cacing cambuk dan gelang,” ujar Tarmizi, Jumat (24/1/2020).

Selanjutnya, siswa tersebut  akan dilakukan pemeriksaan kuantitatif telur cacing dengan beberapa metode penelitian. Menurutnya, secara nasional Kabupaten Tangerang sudah aman dari cacingan karena berada di bawah 10 persen. 

“Tapi tetap kita jalankan dua tahun ini. Tujuannya biar jangan sampai angka cacingan meningkat lagi, karena nanti akan berdampak pada stunting (kurang gizi) dan berdampak pada kepintaran siswa," jelasnya.

Untuk memberantas cacingan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melakukan berbagai aksi.

“Jadi pemberian obat cacing instruksi dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan RI) itu dua kali, yakni bulan Februari dan Agustus 2020,” ungkap Hendra.

Pemberian obat ini tujuannya untuk menurunkan angka cacingan. Kata dia, pada tahun 2015, angka cacingan di Kabupaten Tangerang mencapai 31 persen. Namun instruksi pemerintah pusat harus ditekan hingga dibawah 10 persen.

"Kami menganjurkan untuk minum obat cacing enam bulan satu kali, teknisnya itu yang umur 1-5 tahun bisa mendapatkan obat di Posyandu. Sedangkan untuk usia sekolah diberikan secara gratis di sekolah masing-masing,” pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill