Connect With Us

Modus Sebar Info ke Medsos, Pelatih Futsal di Cikupa Cabuli Anak di Bawah Umur

Maya Sahurina | Rabu, 29 Januari 2020 | 20:13

| Dibaca : 2122

Beberapa Anggota Kapolri memegang Barangbukti aksi Guru Olah Raga mencabuli Anak di bawah umur (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEW.com-Seorang anak di bawah umur di Cikupa jadi korban kebejatan seorang pelatih olahraga futsal. Anak berusia 14 tahun tersebut enam kali dicabuli oleh MR alias Dian, 33.

Dalam melakukan aksinya, tersangka mengancam korban akan menyebarkan informasi ke media sosial jika korban tak perawan lagi. Ancaman itu membuat korban disetubuhi tersangka hingga enam kali.

Dikatakan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, tersangka adalah seorang pegawai honorer di SMP tempat korban bersekolah. Ia seorang pelatih olahraga futsal di sekolah tersebut.

Tersangka yang sudah mengenal korban sekitar dua bulan, kemudian mengajak korban ke rumahnya.

“Di awal bulan November korban diajak ke rumah tersangka di mana rumah itu adalah rute yang biasa dilalui ketika korban berangkat atau pun pulang ke sekolahnya," ujar Ade saat menggelar jumpa pers di Mapolsek Cikupa, Polresta Tangerang, Rabu (29/1/2020).

Di rumah tersebut, tersangka memaksa korban untuk bersetubuh. Korban yang menolak, kemudian diancam dan mendapatkan tindakan kekerasan. Tubuh korban didorong tersangka ke tembok rumah.

"Korban diminta oleh tersangka untuk mengikuti permintaan tersangka untuk melakukan persetubuhan dengan ancaman kekerasan dan tindakan kekerasan. Saat itu tersangka menjanjikan kepada korban akan bertanggung jawab apabila selesai melakukan perbuatan tersebut," jelasnya. 

Namun tidak hanya sekali, Ade melanjutkan, tersangka kembali memaksa korban melakukan persetubuhan bermodalkan ancaman akan menyebarkan informasi jika korban tak lagi perawan karena persetubuhan itu.

"Sudah 6 kali, ancaman yang kedua hingga keenam jika tidak menuruti akan menyebarkan ke media sosial bahwa ia (korban) sudah tidak perawan," terangnya.

Peristiwa memilukan itu terungkap saat keluarga korban melapor ke Mapolsek Cikupa. Tak lama berselang, korban dibekuk dikediamannya. 

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan  Atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman paling singkat 5 tahun penjara. (RMI/RAC)

SPORT
Bangkit, Persita Tangerang Tahan Imbang Persikabo

Bangkit, Persita Tangerang Tahan Imbang Persikabo

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:51

TANGERANGNEWS.com- Setelah mengalami keterpurukan dalam beberapa pekan laga lalu, Persita Tangerang mulai menunjukkan tren positif dengan berhasil menahan imbang Persikabo 1973 dengan skor seri 1-1, pada pekan ke-22 Liga 1 BRI 2022-2023.

KAB. TANGERANG
Mahasiswa Untara Minta Maaf Soal Tudingan Potongan Dana KIP

Mahasiswa Untara Minta Maaf Soal Tudingan Potongan Dana KIP

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:28

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Universitas Tangerang Raya (Untara) meminta maaf atas tudingan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada pihak kampus.

BISNIS
Spring Wedding Market 2022 di SMS Tangerang Tawarkan Paket Pernikahan Terlengkap Bonus Logam Mulia

Spring Wedding Market 2022 di SMS Tangerang Tawarkan Paket Pernikahan Terlengkap Bonus Logam Mulia

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:29

TANGERANGNEWS.com-Menutup kemeriahan program akhir tahun, The Springs Club menghadirkan Spring Wedding Market 2022.

TANGSEL
Gen Z Rentan Kena Masalah Kejiwaan, Begini Penjelasan Ahli

Gen Z Rentan Kena Masalah Kejiwaan, Begini Penjelasan Ahli

Jumat, 3 Februari 2023 | 23:45

TANGERANGNEWS.com- Spesialis kedokteran jiwa dari Rumah Sakit EMC Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dr. Andri, Sp.KJ, FAPM, menjelaskan mengenai fenomena Gen Z yang mudah mengalami gangguan jiwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill