Connect With Us

Viral! Kelompok Mengaku Bank Kerajaan Dunia Surati Bupati Tangerang

Maya Sahurina | Kamis, 30 Januari 2020 | 18:11

Sebuah surat dari kelompok yang mengaku pemilik aset amanah Allah SWT, beredar di kalangan jurnalistik Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah surat dari kelompok yang mengaku pemilik aset amanah Allah SWT, Bank Dunia, Bank Swiss dengan alamat kantor di Jalan Wiranto No. 81, Bandung beredar di kalangan jurnalis Tangerang.

Surat tersebut ditujukan kepada Bupati Tangerang dengan perihal  permohonan beraudiensi.

Empat nama delegasi tercantum dalam surat tersebut, yaitu Mr. Dony Pedro yang disebut Paduka yang Mulia, Syrus Manggu Nata, Ramon, SH dan H. Sujamlah. Tiga nama terakhir beralamat di Perumahan Dasana Indah, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Isi surat tersebut meminta agar empat orang itu bisa beraudiensi dengan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Sebuah surat dari kelompok yang mengaku pemilik aset amanah Allah SWT, beredar di kalangan jurnalistik Tangerang.

"Kami akan membuka aset Amanah Kerajaan Bank Dunia Bank Swiss: Dibuka di Indonesia. Untuk itu kami berharap dan bertatap muka dengan dengan Bapak Ahmed Zaki Iskandar untuk membicarakan dan memberikan bantuan dana aset amanah Bank Swiss untuk pembangunan di daerah Kabupaten Tangerang dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Tangerang," kutipan pembukaan surat tersebut.

Surat yang beredar tersebut, telah diterima staf Bupati Tangerang tertanggal 26 September 2019.

Informasi yang dihimpun TangerangNews, salah satu narasumber di kantor Bupati Tangerang membenarkan adanya surat tersebut, namun telah didisposisikan ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang.

Dikonfirmasi, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat juga membenarkan menerima disposisi surat tersebut.

Kata dia, surat itu muncul seiring dengan adanya fenomena kerajaan fiktif yang tengah menghebohkan dunia maya. Sehingga, pihaknya pun tidak menggubris surat tersebut.

"Kalau kami hanya mengecek keberadaan organisasi tersebut terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Tangerang atau tidak, ternyata tidak terdaftar," singkatnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (30/1/2020). (RAZ/RAC)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

KAB. TANGERANG
Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:17

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.

TANGSEL
Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00

Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill