Connect With Us

Reses di Binong, Warga Minta Prioritaskan Pembangunan Fisik

Muhamad Heru | Senin, 10 Februari 2020 | 10:52

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Aryadi saat berfoto bersama dengan masyarakat di kegiatan reses di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug. (@TangerangNews / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Reses DPRD Kabupaten Tangerang di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, mendapat berbagai masukan dari warga setempat, Minggu (9/2/2020) Malam. Kebanyakan dari mereka mengusulkan agar pemerintah memprioritaskan pembangunan fisik di daerah tersebut.

"Usulan yang disampaikan oleh masyarakat semuanya ke infrasturuktur fisik seperti jalan, turab, saluran air, pembangunan Pos RT dan Posyandu," kata Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Arya saat memimpin reses kepada TangerangNews.

Menurutnya semua usulan dari masyarakat itu akan disinkronkan terlebih dahulu dengan pagu anggaran di kelurahan dan kecamatan agar nantinya tidak tumpang tindih.

"Pada tahun ini kami (DPRD) diminta untuk memprioritaskan kepada pembangunan fisik, karena keseimbangan kita diminta oleh pemerintah daerah untuk membagi 55 % fisik dan 45% bantuan sosial," jelas Rispanel.

Rispanel menambahkan, beragam aspirasi aspirasi yang diterima itu, baik yang berhubungan dengan infrastruktur, pelayanan kesejahteraan dan juga program penunjang kesejahteraan, akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. “Kita akan kawal aspirasi tersebut agar dapat terealisasi," ungkapnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill