Connect With Us

VIDEO VIRAL TANGERANG : Penjual Cupang Teluknaga

Redaksi | Minggu, 1 Maret 2020 | 23:26

Kakek Penjual Tukang Ikan Cupang. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Banyak dari kita mungkin yang masih mengejar kekayaan. Namun, berbeda dengan pria yg satu ini. Baginya, buat menyambung hidup saja sudah bersyukur. Pria tua si penjual ikan cupang ini hanya mengambil keuntungan per ekor ikan cupang Rp2.000.

Tinggal di kontrakan tepatnya, belakang Polsek Teluknaga Kp Melayu. Dia menjualnya di Komplek Garuda, ikan cupang tersebut didapat dari pemasok, yakni temannya. Jadi hasil jerih payah dia tersebut harus dia setor kepada si pemasok ikan.  Anaknya kakek sudah berumah tangga semua, sehingga dia hidup sendiri.
Ditengah deras hujan, dia tetap berjualan. Dia memilih tidak mengemis dan menipu. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Banyak dari kita mungkin yang masih mengejar kekayaan. Namun, berbeda dengan pria yg satu ini. Baginya, buat menyambung hidup saja sudah bersyukur. Pria tua si penjual ikan cupang ini hanya mengambil keuntungan per ekor ikan cupang Rp2.000. Tinggal di kontrakan tepatnya, belakang Polsek Teluknaga Kp Melayu. Dia menjualnya di Komplek Garuda, ikan cupang tersebut didapat dari pemasok, yakni temannya. Jadi hasil jerih payah dia tersebut harus dia setor kepada si pemasok ikan. Anaknya kakek sudah berumah tangga semua, sehingga dia hidup sendiri. Ditengah deras hujan, dia tetap berjualan. Dia memilih tidak mengemis dan menipu. . . . Info keren ini didapat : @bang.fahar21 #tangerangnews #maribersuyukur

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill