Connect With Us

Perumahan Mustika Tigaraksa Tangerang Banjir

Mohamad Romli | Selasa, 17 Maret 2020 | 21:38

| Dibaca : 30234

Banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa akibat luapan sungai Cimanceuri, Selasa (17/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Meluapnya sungai Cimanceuri juga berdampak terendamnya pemukiman warga di Perumahan Mustika Tigaraksa, Kabupaten Tangerang,  Selasa (17/3/2020). Air mulai naik sekitar pukul 17.00 WIB.

“Ketinggian air antara 50 sampai 100 sentimeter dandan masih terus naik,” ujar Munir, warga setempat kepada TangerangNews, Selasa (17/3/2020) malam.

Banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa akibat luapan sungai Cimanceuri, Selasa (17/3/2020).

Banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa akibat luapan sungai Cimanceuri, Selasa (17/3/2020).

Setidaknya, warga di empat blok di perumahan tersebut kini tengah bersiaga mengantisipasi untuk menyelamatkan barang-barang berharganya.

“Yang sudah terendam di Blok A, C, D dan G. Air sudah ada yang masuk ke rumah,” terangnya.

Lokasi tersebut menjadi salah satu langganan banjir ketika sungai Cimanceuri meluap. 

Banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa akibat luapan sungai Cimanceuri, Selasa (17/3/2020).

Diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 13.00 WIB, banjir akibat luapan air dari sungai Cimanceuri merendam pemukiman warga di RT 04/01, Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang serta kawasan industri Milenium.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Petugas Kebersihan di Karang Tengah Tangerang Dijambret

Petugas Kebersihan di Karang Tengah Tangerang Dijambret

Kamis, 3 Desember 2020 | 17:31

TANGERANGNEWS.com—Aksi pejambretan di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mulai marak terjadi. Ironisnya, pelaku mengincar para petugas kebersihan

KAB. TANGERANG
Haul Akbar Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Sekda Kabupaten Tangerang Diperiksa Polisi

Haul Akbar Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Sekda Kabupaten Tangerang Diperiksa Polisi

Kamis, 3 Desember 2020 | 11:47

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan Haul Syeh Abdul Qadir Jailani ke-62 di Pondok Pesantren

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil