KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Hingga 17 Maret 2020, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, empat orang warga Kabupaten Tangerang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19).
"Namun sebenarnya dari empat orang itu, baru dua orang yang sudah ada hasil laboratoriumnya, sementara dua orang lagi belum kami terima," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desriana kepada TangerangNew, Rabu (18/3/2020) malam.
Selain itu, terdapat juga 56 orang dalam pemantauan (ODP) dan sembilan orang pasien dalam pengawasan (PDP).
"Kalau PDP ini mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit Corona atau pernah kontak langsung dengan pasien yang positif Corona," jelasnya.
"Sementara, kalau DPD mereka yang datang memeriksakan diri karena memiliki keluhan batuk, pilek disertai sesak napas," sambungnya.
Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Tangerang, dari 65 orang itu dua orang dinyatakan negatif, sementara tiga orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.
"Pasien laki-laki ada 41 orang dan perempuan ada 24 orang," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
"Jangan panik, selalu cuci tangan pakai sabun di air mengalir, gunakan masker, dan jika sakit segera memeriksakan diri ke dokter," pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews