Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengkonfirmasi satu warga dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 meninggal dunia.
“Iya (meninggal dunia),” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (25/3/2020) malam.
PDP tersebut, lanjut Hendra, berasal dari Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Namun, meninggalnya pasien pria berusia 34 tahun yang sempat dirawat di rumah sakit swasta di Kota Tangerang itu dipastikan bukan karena virus Corona. Sebab, kata dia, hasil pemeriksaannya terkonfirmasi negatif Corona.
“Karena ada penyakit penyerta, namun penyakit penyertanya kami tidak tahu, karena itu rahasia medis,” tambahnya.
Hingga Rabu (25/3/2020), jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang terus bertambah.
Data yang dipublikasikan di situs info Corona Pemerintah Provinsi Banten, infocorona.bantenprov/go.id, 16 orang terkonfirmasi masih dalam perawatan karena positif terjangkit COVID-19, dengan 1 orang dinyatakan telah sembuh.
Sementara 33 orang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 6 orang dinyatakan sembuh.
Selain itu, 132 orang masih dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), 51 orang dinyatakan sembuh. (RMI/RAC)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPerjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews