PJU Mati, Jalan Pemda Tigaraksa Tangerang Rawan Begal dan Kecelakaan
Sabtu, 5 September 2026 | 20:53
Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
TANGERANGNEWS.com-Situs informasi penanganan wabah virus Corona (COVID-19) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengkonfirmasi terjadi penambahan jumlah status pasien dalam Pengawasan (PDP) dan orang dalam Pemantauan (ODP).
Pada pembaharuan ( update ) hari ini, Jumat (27/3/2020), terjadi penambahan PDP dan ODP sebanyak 2 orang.
Saat ini, jumlah ODP di situs https://covid-19.tangerangkab.go.id dilaporkan sebanyak 52 orang masih dirawat, 4 orang telah sembuh. Sementara, pada publikasi sehari sebelum PDP sebanyak 50 orang.
Sementara, jumlah ODP bertambah dari 145 menjadi 147 yang berstatus masih dalam pemantauan, 51 orang dinyatakan telah selesai dipantau (sembuh).
Masih berdasarkan publikasi tersebut, 17 orang warga Kabupaten Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19, sementara 1 orang dinyatakan telah sembuh.
Berdasarkan peta sebaran, penelusuran TangerangNews di situs tersebut, jumlah pasien positif tersebut terbanyak di Kecamatan Kelapa Dua yaitu 10 orang, Pagedangan 3 orang, Curug 1 orang, Cikupa 1 orang, Balaraja 1 orang dan Kosambi 1 orang.
Diberitakan sebelumnya, satu pasien PDP meninggal dunia saat dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Tangerang. Penelusuran TangerangNews di situs tersebut, pasien pria berusia 34 tahun itu berasal dari Kecamatan Sindangjaya.
Namun, kematian PDP tersebut dikonfirmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang bukan karena positif COVID-19, namun karena penyakit penyerta lainnya.
“Karena ada penyakit penyerta, namun penyakit penyertanya kami tidak tahu, karena itu rahasia medis,” terang Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (25/3/2020) malam.
Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
TODAY TAGErupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah berlangsung menyebabkan abu vulkanik terbawa angin hingga ke sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah cepat untuk mengatasi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten di sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews