Connect With Us

Update : 6 PDP Corona Kabupaten Tangerang Meninggal

Mohamad Romli | Senin, 30 Maret 2020 | 17:36

Portal data informasi COVID-19 Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19  di Kabupaten Tangerang meninggal dunia. Kematian enam pasien tersebut terkonfirmasi hari ini, Senin (30/3/2020).

Informasi yang dihimpun TangerangNews, 5 orang PDP meninggal hari ini, sementara  1 orang pada Rabu (25/3/2020).

Penelusuran TangerangNews di portal data, visualisasi, dan informasi mengenai COVID-19 di Kabupaten Tangerang, http://covid19.tangerangkab.go.id/, 5 PDP yang meninggal hari ini berasal dari empat kecamatan.  Kecamatan Pagedangan 1 orang, Pasar Kemis 1 orang, Sepatan Timur 1 orang dan Kelapa Dua 2 orang.

“Lima PDP yang dinyatakan meninggal hari ini dalam proses perawatan di beberapa rumah sakit,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi kepada TangerangNews, Senin (30/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga belum bisa memastikan penyebab kematian 5 PDP itu, karena masih menunggu hasil tes swab COVID-19.

Sementara, 1 PDP asal Kecamatan Sindang Jaya meninggal pada Rabu (27/3/2020) meski dikonfirmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bukan karena positif terjangkit virus Corona, namun karena penyakit penyerta lainnya.

Hingga berita ini diturunkan pukul 17.30 WIB, berdasarkan data yang dipublikasikan Pemkab Tangerang, tercatat 309 PDP dan ODP di Kabupaten Tangerang. 70 orang PDP masih dalam perawatan, 184 ODP masih dalam pemantauan dan 55 orang PDP dan ODP  dinyatakan sembuh.

Sementara pasien terkonfirmasi positif sebanyak 18 orang dengan 1 orang dinyatakan sembuh.(RMI/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill