Connect With Us

Pasarkemis Zona Merah Corona, Ansor Banten Disinfektan Ponpes Al Istiqlaliyah

Mohamad Romli | Selasa, 14 April 2020 | 22:34

Satgas COVID-19 Ansor Banten melakukan penyemprotan disinfektan Ponpes Al Istiqlaliyah, Cilongok, Pasarkemis, Selasa (14/4/2020). (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Tim Gugus Tugas COVID-19 Gerakan Pemuda  Ansor Banten terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Virus Corona dengan memasifkan kegiatan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat. Setelah bergerak di wilayah Serang dan Pandeglang, tim Gugus Ansor melanjutkan aksi kemanusiaanya di wilayah  Tangerang Raya. 

"Beberapa waktu lalu, kami bersama Tim Gugus Tugas dari BIN (Badan Intelejen Negara) Wilayah Banten melakukan penyemprotan di pesantren Cidahu dan pesantren An Nawawi Tanara. Sekarang ini kami bergeser ke Tangerang Raya dimulai dari pondok pesantren Al Istiqlaliyah, Cilongok, Pasarkemis,” tutur Sukiman selaku Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 GP Ansor Banten, Selasa (14/4/2020).

Menurut Sukiman, penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya menjadi perhatian serius Tim Gugus Tugas Ansor Banten dalam melakukan pencegahan penyebaran Corona. "Apalagi beberapa kecamatan juga  telah ditetapkan sebagai zona merah, salah satunya adalah Kecamatan Pasarkemis,” tambahnya.

Komandan Banser Banten Rois Maliki  mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda kemanusiaan lintas agama, suku, ras dan antar golongan yang guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Ini kita lakukan sebagai misi kemanusiaan, GP ANSOR dan Banser hadir untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat agar selalu waspada menghadapi wabah ini,” ujarnya.

“Untuk teknis di lapangan kita melibatkan sahabat-sahabat Banser Kabupaten Tangerang dan Kecamatan Pasarkemis juga berkoordinasi dengan  pengasuh Pesantren sekaligus ulama panutan yang kharismatik yakni Abuya  K.H. Uci Turtusi,” terang Rois.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala BIN wilayah Banten, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Robert, dan Puluhan Kader Ansor dan Banser Kabupaten Tangerang.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill