Connect With Us

Sosialisasikan PSBB, BPPKB Bagikan Masker Gratis untuk Pemotor

Mohamad Romli | Kamis, 16 April 2020 | 19:36

Ormas BPPKB saat memberikan masker kepada pengguna jalan di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kamis (16/04/2020). (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jelang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, ormas BPPKB menggelar sosialisasi PSBB di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kamis (16/04/2020)

Menggunakan pengeras suara, pengendara diingatkan untuk mentaati poin-poin PSBB, diantaranya kewajiban memakai masker, membatasi penumpang bagi angkutan umum, dan  membiasakan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Pantauan di lokasi, pengendara sepeda motor dan angkutan umum diberhentikan oleh anggota BPPKB, kemudian diberikan masker secara gratis. Warga pun antusias menerima masker dari pengurus dan anggota ormas tersebut.

Ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang Ari As'ari Marnan mengatakan, baksos pembagian masker gratis ini merupakan agenda kemanusiaan dalam memerangi wabah virus Corona. Ia berharap warga bisa melindung diri dari kemungkinan terpapar virus mematikan tersebut.

"Selain memberikan masker, DPC BPPKB Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak COVID-19, dan bagi ojol (ojek online) serta sopir angkutan umum," katanya.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPC BPPKB Kabuaten Tangerang Haerul Anwar. Menurut pria yang biasa disapa Aan ini, pencegahan COVID-19 bukan hanya tanggung Pemerintah saja, namun tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk ormas BPPKB.

"Oleh sebab itu mari kita bersama-sama menjaga kesehatan keluarga, teman, orang tua serta seluruh masyarakat. Mari kita putus mata rantai penyebaran virus Corona ini, jaga jarak aman, jangan lupa pakai masker," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill