Connect With Us

Jurnalis Diintimidasi Meliput Kebakaran Gereja di Serpong

Rachman Deniansyah | Senin, 27 April 2020 | 14:56

Aksi Intimidasi yang diterima seorang jurnalis foto Media Indonesia saat peliputan Kebakaran di Gereja Christ Catherdal, Pagedagan, Kabupaten Tangerang, Senin (27/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi intimidasi terhadap seorang jurnalis kembali terjadi. Kali ini, perbuatan tak menyenangkan itu dialami R, seorang wartawan foto dari Media Indonesia , saat dirinya tengah meliput peristiwa kebakaran di Gereja Christ Cathedral, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (27/4/2020). 

R yang kala itu sedang bertugas, tiba-tiba dihampiri oleh sekelompok oknum pemuda yang tak dikenalnya. Tanpa basa-basi,  R langsung dipaksa untuk menghapus hasil fotonya tersebut. 

"Jadi saya masuk berdua sama teman saya, foto-foto di dalam. Tiba-tiba ada yang dateng, minta hapus foto enggak pake basa basi, langsung dateng nanya mas ngapain, hapus fotonya," ujar R menirukan ucapan sekelompok pemuda tersebut, Senin (27/4/2020).

Mendapatkan perlakuan itu, R dengan lantang berusaha mempertahankan kameranya. Namun, R justru menerima aksi kekerasan. Dia sempat dipiting bagian lehernya dan diadukan badannya oleh seorang remaja bertubuh besar itu. 

Bahkan, aksi kekerasan tersebut pun sempat terekam video seorang jurnalis lain yang juga sedang melakukan peliputan di lokasi kejadian. Sontak, wartawan lain berada dilokasi pun langsung membantunya. 

"Saya enggak bisa kalau hapus foto, karena itu tanggung jawab saya terhadap perusahaan. Mereka tetap maksa. Sampai kejadian saya dipiting. Untung tadi ada wartawan, saya dibantuin," ujar R kepada TangerangNews.

Tak hanya itu, R pun menerima lontaran kata-kata tak senonoh berupa cacian dengan nada keras. "Iya saya tadi adu mulut, terus ada makian. Saya takut lagi Corona, malah dipiting," tutupnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Minggu, 10 Mei 2026 | 15:15

Warga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill