Connect With Us

Supporter Persita Tangerang Berikan Puluhan APD ke Dinsos

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Mei 2020 | 17:30

Laskar Benteng Viola (LBV), komunitas supporter Persita Tangerang menyalurkan puluhan alat pelindung diri ke Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Jumat (15/5/2020) lalu. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Laskar Benteng Viola (LBV), komunitas supporter Persita Tangerang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penanggulangan pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

Kali ini sebanyak 30 unit alat pelindung diri (APD) disumbangkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Jumat (15/5/2020) lalu.

Ketua Umum LBV M Soni mengatakan APD saat ini merupakan kebutuhan untuk para petugas yang bekerja di lapangan, seperti Dinsos.

Pasalnya, petugas Dinsos dalam memberikan bantuan sosial kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga rentan tertular COVID-19.

“Semoga bermanfaat dan dapat dimaksimalkan penggunaannya,” ujarnya.

Sebelumnya, pemberian bantuan APD serupa ini, telah dilakukan LBV kepada petugas pemakaman di Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang. Adapun jumlahnya sebanyk sebanyak 60 unit APD.

M Soni mengaku akan terus berkontribusi membantu seluruh pihak dalam penanggulangan COVID-19 yang tengah mewabah ini. “Mudah-mudahan pandemi ini segera berlalu,” pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill