Connect With Us

Sekda Maesyal Tinjau Kesiapan Mal Jelang New Normal

Mohamad Romli | Kamis, 4 Juni 2020 | 17:33

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyied saat meninjau simulasi kesiapan SMS kembali beroperasi, Kamis (4/6/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang akan memberlakukan era kenormalan baru (new normal) setelah melewati masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Setelah tempat ibadah, fasilitas umum secara bertahap akan kembali dibuka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyied meninjau kesiapan operasional mal serta tempat perbelanjaan dan supermaket menghadapi new normal. Maesyal  mengunjungi Summarecon Mall Serpong (SMS) di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis, (4/6/2020).

“Sekarang kami tinjau kesiapan simulasinya SMS, sejauh mana penerapan protokol kesehatan diterapkan di sini,” kata Rudi.

Sebelum diterapkan new normal, lanjut Sekda, harus diperhatikan dan dipertimbangkan kembali untuk lokasi-lokasi yang sering terjadi keramain pengunjung, karena harus tetap menerapkan sosial distancing, menggunakan masker, menjaga kebersihan mal, hingga transaksi secara kontak dengan pengunjung.

“Kami tetap melaksanakn PSBB untuk saat ini, kepada pengelola mal harus wajib melakukan protokol kesehatan dengan menyiapkan handsanitazer, termometer, dan memberikan himbauan. Dan juga penjagaan ketat untuk mengingatkan kepada pengunjung menjaga sosial distancing,” ujarnya.

Sementara itu, Arditiya sebagai Operasion Manajer Summarecon Mall Serpong (SMS) menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan keseluruhan skrining karyawan, area-area lebih steril dibersikan sebelum dan sesudah operasional itu dilaksanakan setiap hari.

“Kami siapkan protokol kesehatan yang lebih baik, mulai dari lingkungan mal hingga skrining pegawai agar lebih mengantisipasi di masa COVID-19 in. Untuk kasir pun kami upayakan transaki non tunai lebih praktis, dan jika tunai pengembalian menggunakan bill tray (nampan uang),” jelasnya. (RMI/RAC)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

TANGSEL
3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

Senin, 18 Mei 2026 | 21:24

Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill