Connect With Us

Grab & Pemkab Tangerang Simulasi Protokol COVID-19 untuk Ojol

Mohamad Romli | Senin, 13 Juli 2020 | 18:58

Ojol di Kabupaten Tangerang melakukan simulasi mengangkut penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, Senin (13/7/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Angkutan moda roda dua daring atau ojek online (ojol) salah satu yang diwacanakan akan mendapatkan kelonggaran saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid 6 di Kabupaten Tangerang.

Simulasi ojol mengangkut penumpang dengan protokol kesehatan COVID-19 pun dilakukan di halaman kantor Bupati Tangerang di Tigaraksa, Senin (13/7/2020).

Salah satu hasil simulasi tersebut yaitu apabila driver diketahui tidak menggunakan masker, pemesan boleh membatalkan order disisi lain berlakunya denda tidak ada.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan berdasarkan hasil kesepakatan hasil simulasi ini akan disampaikan ke Pemprov Banten sebagai pemberitahuan. Bahwa, kata Zaki, ojek online dalam membawa penumpang mampu menerapkan protokol kesehatan.

“Simulasi digelar untuk memastikan pengoperasian ojek online berpenumpang sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19,” kata Zaki, Senin, (13/7/2020).

Adapun dalam penerapan protokol kesehatannya, Zaki menjelaskan, saat membawa penumpang para driver ojol harus berpakaian lengkap dengan mengenakan jaket, masker dan sarung tangan.

Selain itu, para Ojol ini juga wajib menyediakan protektor, hernet dan hand sanitizer serta mengingatkan penumpang untuk membawa pelindung kepala (helm) masing-masing.

“Apabila driver tidak memakai masker order boleh dibatalkan tanpa terkena denda,” jelasnya

Ia menambahkan, penerapan protokol kesehatan pada ojek online berpenumpang itu juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terhadap pola dan gaya hidup di masa pandemi COVID-19.

Ojol di Kabupaten Tangerang melakukan simulasi mengangkut penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, Senin (13/7/2020).

“Jadi sekali lagi jangan menganggap sepele pandemi ini karena pandemi ini masih ada di sekitar kita,” tegasnya.

Sementara itu, Manager Grab Tangerang Ruli menuturkan, dengan digelarnya simulasi tersebut ojol berpenumpang di Kabupaten Tangerang bisa beroperasi kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

“Jika dilihat kesiapan kita, Grab memang sudah siap. Kami siapkan juga partisi yang fungsinya untuk membatasi kontak fisik antara penumpang dan driver,” tutupnya. (RMI/RAC)

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill