KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil Honda Jazz berwarna putih nopol A-1445-KY rusak berat setelah menabrak kontainer di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa (14/7/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kecelakaan di kilometer 28.400, Cikupa itu menewaskan dua penumpang pria, yakni FR, 18, TB, 18, dan seorang penumpang perempuan berinisial NH, 19. Sementara, satu penumpang lainnya berinisial HF, 18, dalam kondisi kritis.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta menerangkan kronologis tersebut.
"Diduga pengemudi Honda Jazz tersebut melaju secara zig-zag dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak kontainer dari arah belakang," ungkapnya kepada TangerangNews, Rabu (15/7/2020).
Dalam foto-foto yang beredar, dua korban laki-laki duduk di depan, sementara dua korban perempuan di kursi belakang. Korban adalah warga Majasari, Pandeglang.
Dalam unggahan yang diduga status WhatsApp salah satu korban itu, tertulis keterangan "Mau Kemana Kita". Mereka berpose dengan wajah ceria.
"Informasinya korban habis dari Supermall, Karawaci dan dalam perjalanan pulang," tambahnya.
Korban tewas dievakuasi ke RSUD Balaraja, sementara satu korban dalam kondisi kritis dilarikan ke RS Hermina Bitung.
"Sementara sopir kontainer sudah diamankan untuk dimintai keterangan," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGNyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews