Connect With Us

Dituding Curi Uang, Sopir Angkot Babak Belur Dikeroyok 5 Orang di Balaraja

Mohamad Romli | Minggu, 2 Agustus 2020 | 21:29

Seorang pria Abdul Fitri, 26, korban pengeroyokan lima pemuda di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2020) sekitar pukul 20.30 WIB. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berprofesi sopir angkot babak belur usai dikeroyok lima pemuda di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja.

Korban, adalah Abdul Fitri, 26, warga Kampung Ilir, Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/7/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Balaraja Kompol Teguh Kuslantoro membeberkan kronologis peristiwa yang membuat korban luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

"Kejadian berawal saat korban melintas di Kampung Cariu, Balaraja. Lalu dipanggil oleh salah seorang pelaku berinisial AMH untuk mampir minum kopi," ungkap Teguh kepada TangerangNews, Minggu (2/8/2020).

Setelah turun dari angkot yang dikemudikannya, korban kemudian bergegas menuju ke belakang warung untuk buang air kecil. Saat itu, satu pelaku berinsial AJ alias Keong mengikutinya. 

"Di belakang warung terjadi obrolan, pelaku berinisial AJ meminta korban mengakui jika telah mencuri uang milik pelaku AMH," tambah Teguh.

Tersangka.

Kepada AJ korban menjawab dengan nada keras jika ia tidak mau mengakui mencuri uang tersebut. Hal itu membuat AJ tersinggung lalu memukul korban.

Mendengar keributan di belakang warung, empat pelaku lainnya yaitu AMH, AG, IM, dan AP. Namun, bukannya melerai perkelahian, mereka justru turut memukuli korban dengan tangan kosong dan dua batang bambu.

Korban pun babak belur dikeroyok oleh lima orang tersebut. Ia mengalami luka robek pada bagian kepala, luka memar pada tangan dan muka serta memar pada bagian mata dan pundak. 

Uniknya, ketiga pelaku (AJ, AMH, dan AG) justru membawa korban ke Mapolsek Balaraja. Petugas yang sedang berjaga pun menginterogasi ketiga pelaku.

"Kami lakukan introgasi kepada ketiga pelaku, kenapa membawa korban yang sudah luka-luka ke Polsek?. Atas keterangan para pelaku, diduga ketiga pelaku telah melakukan pengeroyokan kepada korban," terangnya.

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku lainnya pada keesokan harinya di dua tempat berbeda.

Kelima pelaku kini mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Balaraja. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua batang bambu panjang sekitar dua meter dan 30 centimeter, serta baju korban yang berlumuran darah. (RMI/RAC)

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill