Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang menggelar santunan kepada 100 anak yatim di Kantor Sekretariat PDI Perjuangan di Cikokol, Tangerang, Sabtu (5/9/2020).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Irvansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa bersyukur karena PDIP Kabupaten Tangerang baru saja selesai membentuk Pengurus Pimpinan Anak Cabang di 29 Kecamatan.

"Kegiatan ini rutin diselenggarakan DPC setiap tahunnya, sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi dengan sesama. Mereka anak yatim dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Kami juga memberikan bantuan paket sembako kepada mereka," ujarnya.
"Dengan kegiatan ini semoga anak-anak yatim tersebut tidak merasa kehilangan sosok orang tua, karena masih ada kami yang masih peduli terhadap mereka," sambungnya kepada TangerangNews.
Ia juga berharap, melalui kegiatan yang rutin diselenggarakan ini, tumbuh jiwa sosial pada kader-kader PDI Perjuangan dan semakin dekat dengan wong cilik.
"Insya Allah rencana kedepannya juga akan diselenggarakan kegiatan seperti ini di setiap kecamatan di Kabupaten Tangerang," kata dia.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPT PLN (Persero) memastikan seluruh pelanggan terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews