Connect With Us

Wow, Ribuan Sepeda Motor Sudah Digasak Sindikat Maling Ini

Muhamad Heru | Rabu, 9 September 2020 | 19:32

| Dibaca : 633

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menunjukkan salah satu barang bukti kejahatan RD dan RA yang berhasil diamankan, Rabu (9/8/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bebas dari jeruji besi tidak membuat RD, 30, lantas bertaubat. Ia justru kembali mengulangi kejahatannya sebagai spesialis maling sepeda motor. Selama enam tahun beraks, RD bersama rekannya telah menggasak 1.080 motor.

Kini, RD harus kembali masuk ke hotel predeo setelah berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten. Bersama rekannya RA, 25, Polisi mengungkap sepak terjang kejahatan RD selama 6 tahun terakhir.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, kedua tersangka dalam sehari, sedikitnya dapat menggasak 2 sampai 3 sepeda motor dan dalam satu bulan rata-rata berhasil mencuri 15 sepeda motor.

“Para tersangka sudah 6 tahun beraksi, sudah 72 bulan dan ada sekitar 1.080 motor yang sudah dicuri. Motor hasil tindak kejahatan dijual para tersangka seharga Rp2-3 juta, maka total keuntungan yang didapatkan sekitar Rp2 miliar,” kata Ade dalam konferensi pers di Polresta Tangerang, Rabu (9/9/2020).

Kata Ade, tersangka RD merupakan residivis untuk kasus kejahatan yang sama. Tersangka RD, ujar Ade, bebas sekitar 7 tahun lalu. Usai bebas, tersangka RD ternyata kembali melakukan tindak kejahatan yang sama.

Dikatakan Ade, para tersangka beraksi di wilayah Tangerang Raya, Jakarta, hingga wilayah Serang, Banten. Dalam melancarkan aksinya, para tersangka hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk merusak dan menjebol kunci kontak kendaraan kemudian langsung membawanya.

“Sasaran para tersangka adalah sepeda motor yang diparkir tanpa pengawasan apalagi tanpa tambahan kunci pengaman,” ujar Ade.

Oleh karena itu, Ade mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama mencegah kejahatan. Sepeda motor, kata Ade, harus diawasi dan ditambah kunci pengaman tambahan. Selain itu, Ade juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli kendaraan tanpa surat resmi sebab patut diduga hasil kejahatan.

“Yang membeli juga dapat dikenakan pidana karena menadah atau membeli kendaraan hasil curian,” terang Ade.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Saat ini kedua tersangka masih terus diperiksa secara intensif guna mengungkap sindikat dan mencari barang bukti sepeda motor lainnya.

“Kasus masih kami kembangkan untuk mencari barang bukti lain,” pungkas Ade. (RMI/RAC)

OPINI
Paramount Petals Sabet Penghargaan Indonesia PropertyGuru Awards 2021

Paramount Petals Sabet Penghargaan Indonesia PropertyGuru Awards 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 11:37

TANGERANGNEWS.com-Paramount Petals sebagai sebuah kota mandiri di Kabupaten Tangerang yang dikembangkan Paramount Land berhasil menyabet penghargaan Indonesia PropertyGuru Awards 2021

WISATA
Tempat Wisata di Kabupaten Tangerang Diawasi Selama Libur Natal-Tahun Baru 

Tempat Wisata di Kabupaten Tangerang Diawasi Selama Libur Natal-Tahun Baru 

Jumat, 26 November 2021 | 12:45

TANGERANGNEWS.com - Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Banten, mengawasi sejumlah tempat wisata selama libur Natal dan Tahun Baru 2022

MANCANEGARA
Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Selasa, 30 November 2021 | 13:54

TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat ditunda cukup lama akibat COVID-19, akhirnya para jemaah umrah Indonesia bisa berangkat ke tanah suci pada bulan Desember 2021

TEKNO
Diluncurkan Awal 2022, Intip Spesifikasi Realme 9

Diluncurkan Awal 2022, Intip Spesifikasi Realme 9

Senin, 29 November 2021 | 15:44

TANGERANGNEWS.com-Seri Realme 9 rencananya akan diluncurkan secara global pada Januari 2022. Ponsel pintar yang dibuat Sky Li, produsen asal Shenzen, Cina ini akan menggantikan seri Realme 8i

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin