Truk Boks Mendadak Terbakar Dekat Pasar Tanah Tinggi, Sopir Luka Bakar
Kamis, 4 Juni 2026 | 21:02
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Kembali meningkatnya kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang membuat perangkat daerah kembali bergerak mengkampanyekan gerakan memakai masker. Hal serupa digelar tim penggerak PKK Desa kampung Melayu Barat, Teluknaga, Jumat (11/9/2020.
Kelompok ini menyasar warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Aksi pembagian masker itu berlangsung di Jalan Raya Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga.

Tak hanya membagikan masker, mereka juga menyosialisasikan protokol kesehatan COVID-19.
"Kami mengimbau, warga agar tidak keluar rumah jika memang tidak terpaksa atau ada kepentingan," kata Ketua Tim penggerak PKK Desa Kampung Melayu Barat, Yunani subur Maryono kepada TangerangNews.
Dengan adanya pembagian masker gratis tersebut, ia berharap dapat meminimalisir resiko warga terpapar virus Corona.
"Alhamdulillah warga pun antusias mendukung kegiatan seperti ini. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan. warga juga banyak terima kasih kepada TNI dan Polri yang juga membantu membagikan masker secara gratis ini,” katanya.

Di lokasi, Binamas Desa kampung Melayu Barat Bripka Polisi Agus Noto juga turut mengimbau warga selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
"jaga kesehatan, hindarilah tempat keramaian dan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas,” katanya.(RMI/HRU)
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews