Connect With Us

Dampak COVID-19, Bapenda & PLN Bebaskan PPJ Bagi Pengguna Listrik Bersubsidi di Tangerang

Advertorial | Jumat, 25 September 2020 | 12:53

Soma Atmaja. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang membebaskan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) bagi pengguna listrik bersubsidi. Kebijakan itu bagian dari program pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan nilai PPJ yang ditagihkan ke pengguna listrik bersubsidi terhitung semenjak Juli, Agustus hingga September akan dinihilkan.

Adapun tagihan PPJ yang dibebaskan adalah untuk pengguna listrik kategori R1/ 450 VA, untuk pemakaian listrik selama Juli, Agustus dan September. Pengguna listrik B1/450 VA dan pengguna I1/450 dengan pemakaian hingga Oktober.

“Sedangkan bagi pengguna listrik R1/900 VA, tagihan PPJ terhitung semenjak Juli, Agustus hingga September hanya dibebankan 50 % dari biasanya," terang Soma, Jumat (25/9/2020).

Menurut Soma pembebasan atau peniadaan pembayaran PPJ bagi pengguna listrik bersubsidi ini merupakan bagian dalam program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19.

"Ini merupakan program pemerintah yang disatu padukan dengan PLN, karena memang semenjak Pandemi melanda, PLN juga membebaskan pembayaran listrik bagi masyarakat pengguna listrik bersubsidi," tegasnya.

Selain membebaskan PPJ, PLN juga berkordinasi dengan Bapenda terkait adanya penghapusan biaya abonemen listrik dengan kriteria tertentu, seperti pengguna listrik sosial, layanan bisnis dan industri.

Ketentuan ini berlaku bagi pengguna listrik dengan kriteria S2/1300 VA sampai dengan S3/>200 kVA, B1/1300 VA hingga pengguna B3/>200 kVA, I1/1300 VA sampai dengan I4/30000 kVA keatas.

Lalu, pengguna listrik layanan khusus sosial, seperti masjid dan sejenisnya, layanan khusus bisnis dan layanan khusus Industri. Para pengguna S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA, B1/900 VA, I/900 VA.

“Semua kategori itu dihapus biaya abonemennya hingga Desember 2020 mendatang," paparnya.

Diakui Soma, stimulus pajak bagi pengguna listrik subsidi merupakan wujud pemerintah hadir dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu akibat COVID-19.

"Selain ada bantuan penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, satu diantara pengendalian dampak ekonomi diantara adanya stimulus nihilnya nilai pajak bagi pengguna listrik bersubsidi ini," tegas.(ADV)

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

KAB. TANGERANG
Siap-siap, 18 Maret Diprediksi Puncak Kepadatan Mudik 2026 di Kabupaten Tangerang

Siap-siap, 18 Maret Diprediksi Puncak Kepadatan Mudik 2026 di Kabupaten Tangerang

Jumat, 13 Maret 2026 | 16:56

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang memprediksi puncak arus mudik hari raya Idul Fitri di wilayahnya akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill