Connect With Us

Rusak Papan Promo, Karyawan Perusahaan Properti di Tangerang Dipolisikan

Mohamad Romli | Senin, 12 Oktober 2020 | 20:50

| Dibaca : 1595

Yuanita Safira didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan kasus perusakan hoarding milik perusahaannya di Mapolresta Tangerang, Senin (12/10/2020). (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bagian Pemasaran PT SWANCITY MJR Tangerang Investment berinisial IZ dilaporkan CEO PT Vizacomm Dinamika Pariwara, Yuanita Safira ke Mapolresta Tangerang, Senin (12/10/2020).

 

Yuanita melaporkan mantan kliennya tersebut dengan tuduhan melakukan perusakan hoarding reklame milik perusahaan tersebut di Desa Sindang Jaya, Tangerang yang memicu ia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

 

Peristiwa itu menurut Wiwin Taswin, kuasa hukum Yuanita, berawal saat perusahaan kliennya itu menjalin kerjasama dengan pihak terlapor. Kerjasama itu berupa jasa produksi promo material atau marketing collateral untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan properti tersebut.

 

Namun, Yuanita selaku vendor yang telah mendapatkan surat perintah kerja untuk pemasangan hoarding (papan promo), tiba-tiba diputuskan kerjasamanya secara sepihak saat pekerjaan tengah berlangsung.

 

"Pihak terlapor ini melakukan pemutusan kerjasama secara sepihak. Padahal kita telah mengerjakan sejumlah item dalam kesepakatan tersebut. Tidak hanya itu, pihak mereka juga melakukan perusakan pada hoarding yang telah kita pasang dengan cara dicopot begitu saja," kata kuasa hukum pelapor, Wiwin Taswin, dalam keterangan tertulisnya, Senin, (12/10/2020).

Sebelum dilaporkan, kata Wiwin, kliennya telah berupaya meminta pertanggungjawaban atas kerusakan yang telah dilakukan IZ. Namun, pihak terlapor mengabaikan hal tersebut.

 

"Kerugian untuk hoardingnya saja Rp215 juta, belum dengan item yang sudah kami berikan," ujarnya.

 

Dalam surat laporan bernomor LP/1209/K/X/2020/Restra Tangerang itu, terlapor disangkakan melanggar pasal 406 KUHPidana tentang perusakan terhadap barang dengan ancaman 2 tahun penjara. Hingga berita ini ditayangkan, TangerangNews belum berhasil mengkonfirmasi hal ini kepada pihak terlapor.(RMI/HRU)

TANGSEL
Gadis Korban Kekerasan di Tangsel Kerap Ketakutan Ingat Kekejaman Orangtuanya

Gadis Korban Kekerasan di Tangsel Kerap Ketakutan Ingat Kekejaman Orangtuanya

Jumat, 30 Juli 2021 | 13:51

TANGERANGNEWS.com-Trauma berlebih kini masih dialami oleh gadis malang berinisial W, 15, usai menjadi korban kekerasan oleh ayah kandung dan ibu tirinya sendiri di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, Senin, 26 Juli 2021 lalu

KAB. TANGERANG
Netizen Donasi Puluhan Peti Jenazah ke RSU di Tangerang

Netizen Donasi Puluhan Peti Jenazah ke RSU di Tangerang

Senin, 26 Juli 2021 | 13:05

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 63 peti jenazah yang berasal dari donasi netizen diberikan kepada sejumlah Rumah Sakit Umum (RSU) di Kabupaten Tangerang dan Dinas Perkim Kota Tangerang

NASIONAL
Obat-Obatan & Oksigen untuk Luar Jawa – Bali Dipastikan Masih Aman

Obat-Obatan & Oksigen untuk Luar Jawa – Bali Dipastikan Masih Aman

Jumat, 30 Juli 2021 | 14:04

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah terus memonitor jumlah penambahan kasus positif COVID-19 di seluruh daerah. Tak terkecuali di luar pulau Jawa dan Bali. Di wilayah ini juga terdapat 25 kota dan kabupaten di 21

MANCANEGARA
WHO Sebut COVID-19 Sebabkan 4 juta Orang Meninggal di Dunia

WHO Sebut COVID-19 Sebabkan 4 juta Orang Meninggal di Dunia

Kamis, 8 Juli 2021 | 11:43

TANGERANGNEWS.com-Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari empat juta orang di seluruh dunia telah meninggal karena COVID-19, sejak virus tersebut muncul pada tahun 2019

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab