Connect With Us

Melintas di Jalan Pemda, Pemotor Dibegal & Dikalungi Celurit

Mohamad Romli | Senin, 19 Oktober 2020 | 17:03

Ilustrai Begal. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemotor menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Pemda - Tigaraksa, tepatnya di sekitar jembatan kawasan industri Millenium, Minggu (18/10/2020) dini hari.

Fadillah, 23, warga Perumahan Daru, Kecamatan Jambe, saat itu melintas dengan sepeda motornya sekitar pukul 02.00 WIB.

Ia tiba-tiba dipepet oleh tiga pemotor. Kondisi saat itu terbilang sepi. Tak ada pemotor lainnya yang melintas, atau warga di sekitar lokasi kejadian.

Bahkan, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengalungkannya di leher korban.

Tak berdaya dibegal empat pelaku yang menggunakan topeng, harta benda korban pun ludes dirampas, diantaranya ponsel seharga Rp3,5 juta dan uang tunai Rp900 ribu.

“Hp (handphone) Vivo jenis Y 50 seharga 3,5 juta dan uang tunai. Diambil paksa, saya enggak bisa berbuat apa-apa karena diancam dengan celurit,” tutur korban kepada wartawan, Senin, (19/10/2020).

Setelah menggasak ponsel dan uang tunai, pelaku juga sempat berusaha merampas sepeda motor korban. Namun, aksi pelaku terhenti karena dari kejauhan tampak ada sebuah mobil yang melintas. Para pelaku langsung melarikan diri ke arah Tigaraksa.

“Kalau motor enggak sempat diambil keburu ada mobil mau yang lewat. Kalau dari perawakannya para pelaku kelihatannya masih muda, masih seusia saya,” katanya.

Peristiwa itu telah dilaporkannya ke Mapolresta Tangerang. Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Irvan Yudistira membenarkan kejadian tersebut. Ia telah mendapatkan laporan dari korban. Kasus ini dalam penyelidikannya.

“Kami masih identifikasi pelaku, mencari dan meminta keterangan saksi,” singkatnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill