Connect With Us

Residivis Ini Sudah Curi 1.825 Motor di Tangerang

Muhamad Heru | Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:20

| Dibaca : 712

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (di tengah) bersama jajaranya menunjukan barang bukti saat jumpa pers di Mapolresta Tangerang, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polresta Tangerang meringkus sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari ungkap kasus itu, dua pelaku berhasil dibekuk.

Keduanya berinisial DA dan S yang ditangkap di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Dua orang kami tangkap, sedangkan dua lainnya yang sudah kami ketahui identitasnya sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Mapolresta Tangerang, Senin (26/10/2020).

Dua tersangka yang berhasil diringkus merupakan residivis untuk kasus yang sama. Tersangka S pernah ditangkap pada tahun 2013. Setelah bebas, S sempat berdagang.

Namun karena dirasa hasil yang didapat tidak memuaskan, tersangka S kembali terjun menjalankan aksi curanmor.

Sedangkan tersangka DS baru bebas pada tahun 2019. Sebelumnya, tahun 2018, DS dibekuk dan divonis 1 tahun 8 bulan penjara di Rutan Jambe.

Usai bebas, DS dan S bertemu dan kemudian menjalankan aksi curanmor di beberapa lokasi di Tangerang, Serang, dan Jakarta.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (di tengah) bersama jajaranya menunjukan barang bukti saat jumpa pers di Mapolresta Tangerang, Kabupaten Tangerang.

"Dalam sehari, para tersangka bisa mendapat sedikitnya 5 sepeda motor," kata Ade.

Dijelaskan Ade, sepeda motor hasil kejahatan dijual para tersangka di kisaran Rp2 hingga Rp3 juta.

Bila dirata-rata, dalam sehari pelaku mencuri lima motor dikalikan satu tahun, maka jumlah motor yang telah dicuri sebanyak 1.825 unit.

"Dengan nilai keuntungan yang sudah para tersangka dapat di angka sekitar Rp3,6 miliar," ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang ini.

Ade mengimbau, agar masyarakat waspada terhadap aksi curanmor dengan untuk menambah kunci ganda dan kunci pengaman serta memarkirkan kendaraan di lokasi yang aman.

Selain itu, Ade juga meminta masyarakat tidak membeli kendaraan yang tanpa surat apalagi dengan harga di bawah pasar.

"Sebab, bila ada permintaan, aksi curanmor akan ada. Dan siapa pun membeli kendaraan hasil kejahatan, maka bisa dipidana," terangnya.

Ade berujar, kasus ini masih terus dikembangkan termasuk terus mengejar tersangka lainnya. Sedangkan bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, bisa mencari tahu informasi di Polresta Tangerang. (RAZ/RAC)

SPORT
Gelar Bukber, Ngadino Semangati Klub Voli Kota Tangerang

Gelar Bukber, Ngadino Semangati Klub Voli Kota Tangerang

Jumat, 23 April 2021 | 23:01

TANGERANGNEWS.com- Ngadino, selaku Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) memberikan semangat kepada pengurus klub bola voli di Kota Tangerang

OPINI
Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Jumat, 7 Mei 2021 | 11:30

Melewati lebaran di masa pandemi membuat masyarakat tidak bisa

BISNIS
4 Rekomendasi Hampers Lebaran Unik

4 Rekomendasi Hampers Lebaran Unik

Senin, 10 Mei 2021 | 09:29

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Hampers menjadi salah satu tradisi yang harus ada. Biasanya hampers berisi kue kering atau makanan yang dikirimkan untuk orang-orang tersayang

TANGSEL
Beredar Video Dua Orang Pria Maksa Minta Jatah THR di Tangerang Selatan 

Beredar Video Dua Orang Pria Maksa Minta Jatah THR di Tangerang Selatan 

Rabu, 12 Mei 2021 | 11:40

TANGERANGNEWS.com-Beredar video dua orang pria memaksa meminta jatah tunjangan hari raya (THR) kepada toko di sekitar Ciputat Tangerang Selatan

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab