Connect With Us

Rampok Bersenjata Api Beraksi di Gading Serpong Tangerang, 1 Tertangkap

Rachman Deniansyah | Jumat, 30 Oktober 2020 | 20:47

Suasana diluar Pasca Perampokan di Giant Paramount Serpong, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/10/2020) (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa perampokan  terjadi di Giant Paramount Serpong, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 19.40 WIB.  Salah seorang pelaku yang diduga dari tiga tersangka dengan bersenjata api berhasil diamankan. 

"Sedangkan dua orang pelaku berhasil melarikan diri. Satu orang telah dibawa petugas Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang," kata Hamzah, seorang saksi di lokasi. 

Belum diketahui siapa yang menjadi korban perampokan.   Namun, yang diketahui sementara ini petugas Security melihat dan mendengar pelaku membawa senpi  dan terdapat suara seperti tembakan. Masyarakat yang mengetahui hal tersebut pun langsung buru-buru berhamburan mendatangi lokasi kejadian.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill