Connect With Us

Rampok di Gading Serpong Tangerang Meracau Terus

Rachman Deniansyah | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 21:35

Tempat kejadian perkara (TKP) perampokan di resepsionis Fame Hotel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang menginduk Polres Tangerang Selatan masih mendalami tersangka  perampokan di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (31/10/2020) kemarin. 

 

"Karena memang pelaku ini saat memberi keterangan selalu berubah-ubah. Kita tidak tahu apakah ini karena depresi yang dialaminya atau tidak. Namun, yang  pasti kita harus membuktikan," ujar Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono kepada TangerangNews.com. 

 

Sebab sejauh ini, keterangan depresi baru didapati pihaknya dari mulut tersangka dan keluarganya saja. Hingga saat ini, belum ada bukti sah yang dapat ditunjukkan. 

 

"Tenru harus dibuktikan dengan rekam medis dan juga keterangan medis yang dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Pengakuan tersangka sendiri, dia telah mengalami depresi tersebut sejak tujuh tahun lalu. 

 

"Tersangka depresi karena cerai, istrinya itu merupakan warga negara asing yang sekarang sudah kembali ke negara asalnya. Di situlah mulai adanya depresi yang berlebihan sehingga tersangka memiliki imajinasi dan halusinasi yang tinggi," katanya.

 

Selain menunggu bukti yang relevan dari Rumah Sakit.  Nantinya, polisi juga akan menggandeng pihak medis untuk melakukan observasi kepada tersangka.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Resepsionis Korban Penodongan di Gading Serpong Tangerang Warga Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan aksi pria yang menodongkan senjata, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 19.40 WIB. Aksi pria berinisial SD tersebut viral di sosial media. Ia menjalankan aksinya di dua tempat berbeda. Awalnya di parkiran Giant Gading Serpong. Kemudian kedua di Fame Hotel. "Tepatnya di Giant Gading Serpong dan Fame Hotel Gading Serpong. Pelaku menodongkan airsoft gun ke resepsionis hotel Fame. Memang terjadi adanya tindak pidana dimana yang bersangkutan melakukan penodongan dan meminta uang," ujar Kapolsek Kelapa AKP Muharram Wibisono saat di Mapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.com. Namun ia memastikan, bahwa benda yang ditodongkan itu bukanlah senjata api. "Ya betul untuk pelaku membawa senjata. Namun bukan senjata api. Jadi senjata yang dibawa ini adalah airsoft gun," jelas Wibi. Wibi menjelaskan, warga panik ketika melihat menodongkan senjatanya itu di area parkir Supermarket. Usai melihat kepanikan itu, pelaku langsung menuju ke Fame Hotel yang berlokasi tak jauh dari Supermarket tersebut. "Pelaku sempat duduk-duduk di lobi kemudian dia menargetkan resepsionis untuk dijadikan korban. Pelaku menodongkan senjata airsoft gun tersebut dengan dia meminta sejumlah uang," tuturnya. Atas hal itu, warga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. "Kami langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom) pada

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Kemenham Banten Sebut Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tangerang Patut Dicontoh

Kemenham Banten Sebut Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tangerang Patut Dicontoh

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:52

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill