Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com–Kepala Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Nesin ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri, Kamis (5/11/2020).
"Korban ditemukan meninggal gantung diri sekira pukul 08:45 WIB," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, korban yang berusia 44 tahun ini meninggal dalam posisi diri tergantung di toko pembuatan kursi samping rumahnya di Kampung Ceger, Desa Lebak Wangi.
"Korban merupakan Kepala Desa Lebak Wangi aktif," katanya.
Abdul mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal gantung diri korban sempat begadang dengan tetangganya, Husni, 42.
"Jadi, saksi yang menemukan korban meninggal dunia dalam kondisi tergantung menggunakan tali," ungkapnya.
Abdul menambahkan belum diketahui pemicu korban gantung diri. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, kantor Desa Lebak Wangi sempat didemo massa terkait tudingan tidak transparan dalam menyampaikan bantuan sosial.
"Pemicunya masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
Kini, jasad korban yang tergantung dengan tali telah dievakuasi. Keluarga korban telah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan visum atas kematian korban.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGInsiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews