Connect With Us

Tongsis dan Perekat Gurita, Modus Perampas Ponsel di Tol Karawaci 

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 November 2020 | 23:54

Reka adegan saat melakukan perampasan ponsel menggunakan tongsis dan perekat gurita di Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tiga pelaku spesialis perampas ponsel yang beraksi di Jalan Tol Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menjalankan aksinya dengan modus yang cukup unik. 

Dalam menjalankan aksinya, pelaku yang diantaranya Irzan, Andi, dan Haris itu justru menggunakan alat yang biasa digunakan oleh para pemburu foto, yakni tongkat narsis atau tongsis. 

Namun bedanya, pada alat tersebut pelaku menambahkan alat perekat yang biasa disebut dengan gurita pada ujung tongkat tersebut. 

Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono mengatakan, dengan alat perekat itulah pelaku mampu mencuri ponsel milik pengemudi mobil yang lengah.

"Jadi target yang dijadikan sasaran adalah mobil-mobil atau kendaraan, baik itu truk, pick-up, atau mobil pribadi yang berhenti di pinggir tol yang berada di Tol Karawaci," ujar Wibi di Mapolsek Kelapa Dua, Jumat (6/11/2020).

Reka adegan saat melakukan perampasan ponsel menggunakan tongsis dan perekat gurita di Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga :

Selain ponsel yang menjadi target utamanya, pelaku juga mengincar barang berharga lain yang ada di dalam mobil korbannya.

"Seperti telepon genggam, atau tas dan uang serta barang berharga lainnya yang ada di dalam mobil tersebut.  Biasanya aksinya dilakukan di waktu subuh sekitar pukul 05.00 sampai 06.00 pagi," terangnya. 

Selain mengamankan ketiga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.  Seperti dua tongsis, dua unit ponsel, serta senjata tajam berupa pisau kecil.

"Ini adalah modus yang cukup unik dengan menggunakan alat tongsis yang sudah dilengkapi dengan perekat seperti model gurita," katanya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill