Connect With Us

Sekeluarga Berboncengan Gagal Nyalip Tronton, Satu Tewas di Legok Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 November 2020 | 14:02

Korban kecelakaan tergeletak di pinggir Jalan Raya Legok tak bernyawa, Kota Tangerang, Minggu (8/11/2020) siang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satu keluarga yang berboncengan dengan sepeda motor jatuh setelah gagal menyalip truk tronton di Jalan Raya Legok, tepatnya depan Pom Bensin Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kota Tangerang, Minggu (8/11/2020) siang.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara motor itu merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Saat melintas dilokasi, korban hendak menyalip truk tronton. Tapi motor hilang kendali hingga menyebabkan ketiganya jatuh.

"Ayah dan anaknya jatuh ke sebelah kiri, tapi si ibu jatuh ke kanan dan terlindas mobil," ujar saksi mata, Dina Dianawati.

Akibat kecelakaan itu, si ibu tewas ditempat karena luka berat. Tidak lama polisi datang dan mengamankan lokasi.

Jasad korban tewas langsung dievakuasi ambulans. Sementara suami dan anaknya dibawa polisi untuk diperiksa. (RAZ/RAC)

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

KOTA TANGERANG
Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Senin, 14 September 2026 | 21:23

Revitalisasi Pasar Anyar sudah rampung sejak 2025. Namun, suasana pasar belum seperti yang diharapkan. Sejumlah los masih belum dibuka, dan sebagian pedagang memilih tetap berjualan di luar bangunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill