Connect With Us

Tangerang Lampaui Target, Zaki: Wajib Pajak Salah Satu Pejuang COVID-19

Advertorial | Rabu, 2 Desember 2020 | 09:18

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan, melainkan ekonomi. Namun, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang memastikan Pajak Daerah  melampaui target yang sudah ditentukan.

 

"Hingga akhir November sudah melampaui target 104,59 persen," ungkap Dwi Chandra Budiman, Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang.

Dwi mengatakan, saat pandemi COVID-19 Bapenda Kabupaten Tangerang ditargetkan pajak daerah senilai Rp. 1.498 Triliun. Namun realisasinya hingga November sebesar Rp 1.567 Triliun. 

 

Pendapatan Pajak Daerah diperoleh dari hasil pajak PBB, Pajak BPHTB, Pajak Air Bawah Tanah, Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Restoran dan Pajak Hotel.

 

"Sesuai arahan Pak Bupati, Wakil Bupati, Pak Sekda dan Pak Kaban Bapenda, kita menerapkan strategi pelayanan dengan 4K (Kemudahan,  Kepercayaan, Kenyataan dan Komitmen)," Kata Dwi di kantornya, Selasa, (1/12/2020).

 

Terkait strategi 4K diantaranya, kemudahan dalam hal melakukan pelayanan perpajakan dan kemudahan dalam hal pembayaran.

 

Kepercayaan bahwa wajib pajak dapat langsung membayar kewajiban perpajakannya kepada tempat atau channel-channel yang sudah disiapkan seperti Indomart, Alfamart, e-commerce tokopedia, bukalapak, Bank BJB tidak ada lagi oleh petugas langsung.

 

Pada prinsipnya Pemkab Tangerang dapat memberikan fungsi pelayanan, fungsi Pemberdayaan, fungsi Pembangunan bahwa masyarakat sendiri dapat merasakan hasil pajak yang dibayarkan menjadi infrastruktur dasar seperti gedung sekolah, Tiga rumah sakit Umum daerah, dan jalan-jalan dikabupaten tangerang cukup baik hingga kepelosok desa.

 

Sebagai petugas yang berkomitmen  diamanatkan target oleh Pimpinan dan oleh masyarakat melalui DPRD, Dwi mengatakan,  semua satu semangat berinovasi dan  berdedikasi agar mencapai target.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menjelaskan, kondisi selama pandemi COVID-19 kita harus bekerja extra untuk terus menunjang Pendapatan Asli Daerah.  Karena nantinya akan digunakan kembali untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang.

 

"Keterbatasan di tengah pandemi menjadi tantangan. Selain tidak bisa bertatap muka dengan wajib pajak, Alhamdulillah Inovasi terus kita lakukan," tutur Soma.

 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan di tengah pandemi COVID-19 selain petugas medis yang menjadi garda terdepan penanganan COVID-19, wajib pajak yang patuh pun menjadi pahlawan untuk membiayai pemerintah daerah dalam menanggulangi wabah virus yang terjadi diberbagai daerah.

 

"Wajib pajak yang patuh membayar pajak salah satu pejuang COVID-19, dalam hal pencegahan penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang. Artinya selain tenaga medis,  aparatur pemerintah hingga TNI dan Polri," ucap Zaki.

 

Penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang terus dilakukan mulai dari sisi Kesehatan, Ekonomi dan Sosial. Sisi kesehatan sudah disiapkan Rumah singgah COVID-19 griya anabatic dan Hotel Yasmine, sebagai penanggulangan Dampak Ekonomi, Bantuan Sosial Tunai untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.(ADV)

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill