Connect With Us

Perceraian Picu Pemuda di Kelapa Dua Tangerang Ancam Bunuh Ibu & Adik

Rachman Deniansyah | Senin, 21 Desember 2020 | 17:40

Ilustrasi Percobaan Pembunuhan (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemuda berinisial IN,18, terpaksa harus diringkus polisi usai aksi nekatnya, mengancam ibu dan adik kandungnya sendiri dengan pisau di kediamannya, di Jasmine Extension, Pakulonan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (21/12/2020).

 

Meski sempat memberikan perlawanan kepada aparat Kepolisian, IN berhasil dilumpuhkan dengan tembakan gas air mata yang membuatnya lemas. 

 

Usai diringkus, IN langsung digelandang ke Mapolsek Kelapa Dua untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

 

Dari hasil penyidikan tersebut, diketahui bahwa aksi nekat yang dilakukan IN, ternyata dipicu oleh rasa kecewa atas perceraian orang tuanya sekitar dua tahun lalu.

 

"Info awal yang kami dapat bahwa pelaku ini memang mengalami tekanan atau depresi sejak dua tahun lalu. Dikarenakan kedua orang tuanya berpisah (bercerai)," ujar Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono saat dikonfirmasi.

 

Sejak perceraian orang tuanya itulah, kata Wibi, pelaku kerap naik pitam dan nekat ingin menghabisi keluarganya. 

 

"Karena memang dia ngerasa kecewa, khususnya kepada ibunya. Karena  dua tahun lalu antara ibu dan ayah kandungnya ini berpisah. Jadi dia kecewa dengan ibunya," tuturnya.

 

Bahkan, aksi serupa bukanlah aksi yang pertama kali dilakukan pelaku. Pemuda berinisial IN itu, diketahui juga pernah melakukan hal yang sama. 

"Dia pernah melakukan ketika orang tuanya baru saja bercerai, yang bersangkutan pernah melakukan yang sama. Hanya tidak sampai separah seperti hari ini," imbuhnya. 

 

Atas ulahnya itu, Wibi mengatakan bahwa lebih dulu pihaknya akan mendalami keterangan lebih lanjut terkait kondisi kejiawaan pelaku. 

 

"Sementara apa yang dilakukan pelaku adalah tindakan percobaan pembunuhan, atau ancaman kekerasan. Namun, tentu kita juga akan memastikan apakah memang dalam sadar atau di luar kesadaran," pungkasnya.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill