Wisata Telaga Biru Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Ahmad Nur Fauzi Mahasiswa Unis)
TANGERANGNEWS.com-Selama pandemi beberapa tempat wisata di Tangerang mengalami penuran pendapatan. Hal itu dikarenakan sedikitnya pengunjung yang datang.
Salah satunya yaitu tempat wisata Telaga Biru Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Sama sekali berbeda dengan sebelum pandemi, kala pemerintah telah mengumumkan PSBB, lokasi ini menjadi sepi sekali.
Andi salah seorang pengelola Telaga Biru kepada TangerangNews.com mengatakan, jumlah pengunjung bukan lagi turun, tetapi anjlok sangat drastis. Agak ramai pengunjung hanya dirasakan saat akhir pekan atau libur nasional, itu pun jika cuaca tidak hujan.
"Pokoknya sepi banget," imbuhnya.
Andi mengatakan,hal itu berdampak pada sektor perekonomian warga sekitar. Sebab, hampir seluruh warga mencari penghasilan di tempat wisata itu.
“Saya berharap minimal pengunjung dapat kembali ke sini, miminal pengujung lokal (Tangerang Raya),” harapnya.
Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 2.074 kasus perceraian di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel) periode Januari-April 2026.
Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""