Wisata Telaga Biru Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Ahmad Nur Fauzi Mahasiswa Unis)
TANGERANGNEWS.com-Selama pandemi beberapa tempat wisata di Tangerang mengalami penuran pendapatan. Hal itu dikarenakan sedikitnya pengunjung yang datang.
Salah satunya yaitu tempat wisata Telaga Biru Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Sama sekali berbeda dengan sebelum pandemi, kala pemerintah telah mengumumkan PSBB, lokasi ini menjadi sepi sekali.
Andi salah seorang pengelola Telaga Biru kepada TangerangNews.com mengatakan, jumlah pengunjung bukan lagi turun, tetapi anjlok sangat drastis. Agak ramai pengunjung hanya dirasakan saat akhir pekan atau libur nasional, itu pun jika cuaca tidak hujan.
"Pokoknya sepi banget," imbuhnya.
Andi mengatakan,hal itu berdampak pada sektor perekonomian warga sekitar. Sebab, hampir seluruh warga mencari penghasilan di tempat wisata itu.
“Saya berharap minimal pengunjung dapat kembali ke sini, miminal pengujung lokal (Tangerang Raya),” harapnya.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Seiring meningkatnya kebutuhan operasional, PT Lautan Baja Indonesia di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, melakukan penyesuaian kapasitas energi untuk mendukung proses produksinya.
Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""