Connect With Us

Kawasan Industri di Balaraja Tangerang Langganan Banjir, Pekerja Harus Jalan Kaki ke Pabrik

Redaksi | Jumat, 19 Februari 2021 | 11:29

Suasana di Kawasan Industri Olex, Kecamatan Balaraja yang terendam banjir, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/2/2021). (@TangerangNews / Icha Khalisa Destiana)

TANGERANGNEWS.com-Hujan terus menerus di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di Kawasan Industri Olex, Kecamatan Balaraja, Jumat (19/2/2021).

Kawasan ini kerap terendam banjir setiap musim hujan, karena tidak adanya saluran air. Pengedara sepeda motor pun harus hati-hati ketika melewati banjir ini.

Suasana di Kawasan Industri Olex, Kecamatan Balaraja yang terendam banjir, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/2/2021).

"Tadi malam banjir sempat 50 sentimeter dan semua jalan hampir tergenang air. Sekarang banjir sudah lumayan surut," ujar Zaenal, pejalan kaki.

Banjir diprediksi akan kembali lagi jika terjadi hujan, karena debit air dari Sungai Cimanceuri dan Kali Cipayeun belum surut.

Baca Juga :

Ruas jalan dekat PT Satyamitra Kemas Lestari (SKL) juga kerap menjadi tempat langganan banjir.

Suasana di Kawasan Industri Olex, Kecamatan Balaraja yang terendam banjir, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/2/2021)

Para karyawan yang bekerja di kawasan itu harus berjalan kaki ke pabrik karena tidak bisa dilintasi sepeda motor. Sementara motornya dititipkan di daerah yang lebih tinggi.

Zaenal menambahkan akibat banjir terkadang pengendara sepeda motor mogok dan sering terjadi kecelakaan. (RAZ/RAC)

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill