Connect With Us

Cegah Radikalisme, Anggota DPD RI Banten Ini Dorong Santri Jadi Atlet & Pengusaha

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 April 2021 | 19:05

Anggota DPD RI Provinsi TB M Ali Ridho Azhari beserta Generasi milenial, khususnya santri di pondok pesantren saat berswa foto bersama dalam mecegah paham radikalisme. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi terorisme di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi perhatian Anggota DPD RI Provinsi TB M Ali Ridho Azhari.

Untuk mecegah paham radikalisme mempengaruhi generasi milenial, khususnya santri di pondok pesantren, Ridho mendorong mereka untuk menjadi atlet olahraga atau pengusaha muda.

Hal ini disampaikannya saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) yang diikuti puluhan santri Tangerang, di Troy Cafe, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

"Karena itu dalam sosialisasi ini kita hadirkan orang-orang dari Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) dan

Idepreneurs. Diharapkan para santri bisa mencoba hal-lah baru," jelas Ridho.

Menurutnya, paham radikalisme yang masuk ke ponpes terjadi selain karena kurangnya pengawasan dari organisasi masyarakat (Ormas) islam, juga kurangnya kegiatan lain di luar belajar agama.

"Perlu juga kegiatan yang menyenangkan. Olahraga tradisional salah satunya. Sehingga mereka terhindar dari pengaruh-pengaruh radikalisme," ungkap Ridho.

Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Yahya mengatakan, di era milenial ini sudah banyak yang suka olahraga tradisional karena daya tarik dan banyak manfaatnya.

"Makanya kami mendukung Senator dengan kegiatan ini bisa mengajak para santri jadi atlet olahraga tradisional. Saya bersedia mengajarkannya ke pondok-pondok pesantren,"  tegasnya.

Ketua Idepreneurs Prianto Indra mengatakan para santri juga bisa diarahkan menjadi pengusaha. "Bersama dengan para milenial kita bisa dikusi dan mencari ide di sini. Kegiatan ini bisa jadi wadah yng bagus," ungkapnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
2 Mahasiswa Asal Tangerang Terciduk dalam Penggerebekan Markas Judol di Vila Cianjur

2 Mahasiswa Asal Tangerang Terciduk dalam Penggerebekan Markas Judol di Vila Cianjur

Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:32

Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, membongkar markas pengoperasian judi online (judol) terselubung yang berlokasi di sebuah vila di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Kamis 15 Oktober 2026.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill