Connect With Us

Melihat Petani Mulai Panen Timun Suri Jelang Ramadan di Tangerang

Redaksi | Senin, 12 April 2021 | 15:29

Seorang petani timun suri saat menunjukan buah timun suri yang berlokasi di Jalan Raya Mauk, Blok PK5, Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (12/04/2021). (@TangerangNews / Faizatul Ilmiyah)

TANGERANGNEWS.com-Bulan suci Ramadan telah tiba, tentu umat muslim akan segera menjalankan ibadah puasa. Tak hanya identik dengan Salat Tarawihnya, bulan suci Ramadan juga identik dengan takjil untuk berbuka puasa. 

Salah satu takjil yang diminati masyarakat adalah es timun suri. Dengan dinginnya es dan segarnya buah timun suri tentu sangat menyegarkan untuk dinikmati kala berbuka.

Tentu saja hal ini membawa keuntungan bagi para petani timun suri. Seperti yang berlokasi di Jalan Raya Mauk, Blok PK5, Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, para petani merupakan warga asli daerah tersebut.

Buah Timun Suri.

Biasanya mereka menanam timun suri ini pada bulan Rajab pada penanggalan islam, dan timun suri siap dipanen menjelang puasa. 

"Kalau lagi cuaca panas, hasil timun surinya bisa lebih bagus. Tinggal disiram aja, cuma kalau masih hujan kayak kemarin-kemarin agak kurang," ucap Latif, salah satu petani timun suri, Senin (12/04/2021). 

Kedua petani timun suri saat meletakkan buah timun suri yang berlokasi di Jalan Raya Mauk, Blok PK5, Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (12/04/2021).

Menurutnya, jika panen bagus dirinya bisa mendapat 1 ton timun suri. Hasil panen langsung dijual di pinggir jalan.

Namun, tahun ini penjualan timun suri tidak terjadi peningkatan yang signifikan. Harga yang ditawarkan untuk 1 kilogram timun suri sekitar Rp4.000. Satu buah timun suri yang besar biasanya bisa mencapai bobot 1 kilogram lebih.

Kedua petani timun suri saat meletakkan buah timun suri yang berlokasi di Jalan Raya Mauk, Blok PK5, Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (12/04/2021).

Latif juga berharap jika timun suri ini bisa didistribusikan keluar daerah Tangerang, karena sejauh ini belum ada yang mendistribusikannya. "Supaya penjualan lebih banyak dan keuntungan lebih besar," ungkapnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill