KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Dhanar Dono mengatakan, insiden itu terjadi pada Rabu (28/4/2021) pukul 01.15 WIB.
"Iya benar telah terjadi laka lantas," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (29/4/2021).

Insiden mengenaskan itu terjadi saat korban berinisial MF, 15, bersama sejumlah temannya mencegat truk untuk nebeng.
"TKP di Jalan Raya Sepatan Pakuhaji depan toko bangunan Jati Raya," katanya.
Namun, dalam mencegat tersebut, korban yang berasal dari Sepatan ini tertabrak truk dan terlindas hingga akhirnya tewas. Sedangkan sejumlah temannya selamat.
"Jadi, mau naik ditanduk truknya. Korbannya,
meninggal dunia di tempat, karena terlindas," ungkapnya.
Setelah kejadian itu, jenazah korban pun langsung dievakuasi untuk kemudian dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang.
Dhanar menambahkan, pihak korban dan pihak truk tengah bermusyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan kasus kecelakaan ini.
"Iya saat ini kedua belah pihak memohon untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, saat ini kita masih mengumpulkan alat bukti," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews