KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Damkar gabungan dari BPBD Kabupaten dan Kota Tangerang berhasil memadamkan api yang meludeskan lima gudang pabrik di di Jalan Raya Prancis Pergudangan 8 Blok MD, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, kebakaran yang terjadi pada Kamis (29/4/2021) pukul 19.45 WIB itu berhasil dipadamkan pada Jumat (30/4/2021) pukul 10.00 WIB.
"Tapi jam 4 sore tadi kami balik lagi katanya muncul api lagi di puing-puing dan sudah ditangani," ungkapnya saat dihubungi.
BPBD berhasil memadamkan si jago merah setelah sekitar 14 jam lamanya berjibaku. Kosrudin menyebut, pihaknya sempat kesulitan memadamkan api karena lima gudang itu ada bahan-bahan yang mudah terbakar.
"Di sana banyak bahan yang terbuat dari plastik. Jadi hangus semua. Ada lima gudang yang hangus," katanya.
Dalam insiden kebakaran itu, kata dia, tidak terdapat korban luka maupun jiwa. Namun, dipastikan pihak pengusaha merugi Rp3 miliar atas dampak kebakaran lima gudang pabrik ini.
"Total kerugian ditaksir Rp3 miliar. Untuk pemicu kebakaran masih belum diketahui," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews